Awang, Intelektual dan Leader
SAMARINDA - 31 Juli 2013 lalu merupakan ulang tahun ke-65 Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak. Berkenaan dengan itu, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman secara khusus menyerahkan kenang-kenangan berupa patung tentara dan foto bersama dalam bingkai ukuran besar.
Menurut Pangdam, Awang adalah seorang bapak yang memiliki intelektual dan juga leader. Leadernya bagus. Misalnya, di mana waktu dia harus ada, maka dia ada. Di mana dingayomi, dia ngayomi. Di mana dia harus marah, maka dia marah. Di mana dia harus mengangkat orang, dia berdayakan, maka dia berdayakan. Itulah leader, dia sangat menonjol. Itulah Pak Awang Faroek Ishak. 
“Jadi inilah putra daerah yang patut diperhitungkan. Selanjutnya, generasi muda di Kaltim, contohlah Pak Awang Faroek Ishak ini. Bagaimana kearifan diri. Bagaimana penguasaan leadership. Bagaimana pengendalian diri. Contohnya ada di Pak Awang Faroek Ishak,” katanya.
Lain lagi dengan Kapolda Kaltim Brigjen Pol Dicky Atotoy. Dia mengatakan, Awang adalah sosok yang sangat kharismatik, berwibawa, dan tenang dalam memutuskan segala sesuatu. “Cocok sebagai koordinator Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) ya. Jadi panutan kita sangat cocok. Pak Awang Faroek Ishak sangat pantas jadi panutan generasi muda, bahkan kami saya memandang perlu dijadikan panutan. Namun, ke depan kami berharap beliau lebih sukses,” harapnya.
Ketua Umum KNPI Kaltim Yunus Nusi yang juga hadir pada acara itu menambahkan, Awang adalah tokoh yang berprestasi. Bahkan mulai di masa mudanya, prestasinya sangat terlihat, misalnya menjadi dosen dan dalam waktu bersamaan menjabat sebagai Ketua KNPI Kaltim. 
Sementara itu, Syafardi Bura yang juga dikenal sebagai Penulis Sejarah Makam Pahlawan Kesuma Bangsa mengakui Awang adalah sosok pemimpin yang ketika mudanya menjadi teladan dan contoh bagi rekan-rekannya. “Apalagi, ketika sebagai mahasiswa beliau sempat menjadi Ketua Senat Mahasiswa di IKIP Malang,” ungkapnya.(jay/hmsprov)    
 
 
 
Berita Terkait