Awang: Kesempatan Kerja di Kaltim Terbuka Luas

Buka 5.606 Lowongan di Job Market Fair 2014

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim kembali menggelar pameran/pasar bursa kerja (job market fair/JMF) guna memberikan peluang dan kesempatan kerja bagi masyarakat di daerah.

Bursa pasar kerja tahun ini dilaksanakan selama tiga hari sejak 18-20 Maret di GOR Stadion Madya Sempaja Samarinda diikuti 115 perusahaan dengan kesempatan kerja 598 lowongan jabatan atau 5.606 lowongan pekerjaan.

Masing-masing lowongan kerja yang tersedia yakni sektor perdagangan sebanyak 37 perusahaan dengan 176 jabatan untuk 2.214 tenaga kerja. Sektor keuangan sebanyak 32 perusahaan dengan 114 jabatan untuk 2.167 tenaga kerja.

Selanjutnya sektor bangunan dibuka 7 perusahaan dengan 45 jabatan untuk 111 tenaga kerja serta sektor jasa sebanyak 18 perusahaan dengan 85 jabatan untuk 489 tenaga kerja dan sektor kelistrikan 2 perusahaan untuk  3  jabatan bagi 6 tenaga kerja.

Perhotelan dengan 5 perusahaan terdapat 29 jabatan lowong untuk 62 tenaga kerja. Sektor  pertambangan 7 perusahaan 53 jabatan bagi 95 tenaga kerja dan perairan 1 perusahaan 20 jabatan untuk 72 tenaga kerja. Perkebunan 6 perusahaan 73 jabatan untuk 123 tenaga kerja.

“Kami sudah bertekad bagaimana masyarakat Kaltim ini harus bekerja dan pengangguran dapat teratasi. Potensi daerah sangat besar yang menandakan peluang kerja terbuka luas dan ini perlu kepedulian pihak swasta untuk menciptakan lapangan kerja,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat membuka Job Market Fair 2014 di GOR Sempaja, Selasa (18/3).

Disebutkan,  Pemprov Kaltim bersama pemerintah daerah telah membangun berbagai fasilitas berupa sarana dan prasarana peningkatan kemampuan dan keterampilan masyarakat melalui Balai Latihan Kerja (BLK) termasuk keterampilan  bidang industri (BLKI).

Selain itu, pemerintah juga mendorong terbentuknya sarana pendidikan dan pelatihan lainnya seperti lembaga pelatihan kerja swasta (LPKS) yang saat ini terdapat 236 lembaga walaupun sebagian besar belum terakreditasi untuk prasarana, sarana dan SDM.

“Peluang kerja selain mengatasi masalah pengangguran juga menuntaskan masalah kemiskinan. Saya berharap lembaga pendidikan maupun pelatihan mempersiapkan program bagi tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” harap Awang Faroek Ishak.

Sementara itu Kepala Dinas Nakertrans Kaltim H Ichwansyah menyebutkan pencari kerja terdaftar dalam JMF 2014 sebanyak 1.039 orang dengan tingkatan pendidikan dari tingkat SMP hingga pasca sarjana (S2).

“Lowongan  pekerjaan sebanyak 5.606 lowongan sementara pelamar atau pendaftar hanya 1.039 orang. Indikasinya, kemungkinan kompetensi yang dibutuhkan pihak perusahaan ternyata  belum dimiliki pencari kerja. Bahkan, dimungkinkan pengangguran di Kaltim sudah semakin menurun,” ujar Ichwansyah. (yans/sul/es/hmsprov).

////FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak didampingi Kepala Dinas Nakertrans Kaltim H Ichwansyah memukul gong sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Job Market Fair 2014.(johan/humasprov kaltim)

Berita Terkait