Awang Lobi Jonan untuk Blok Eastkal

Gubernur Awang Faroek Ishak bersama Menteri Ignatius Jonan saat berkunjung ke PPU, pekan lalu. (norjaya/humasprov)

 

PENAJAM - Sukseskan penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), selain promosi Amplang Raja dan Peyek Ratu, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, juga menyampaikan aspirasi program strategis PPU kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan. Salah satunya terkait kesiapan PPU dalam pengelolaan Blok East Kalimantan (Eastkal) yang saat ini masih dikelola PT Chevron Indonesia Company. Rencana pengelolaan ini, tidak akan menggunakan APBD, tetapi menggunakan kerja sama antara pemerintah dengan PT Pertamina dalam pola B to B atau busines to business.

 

"Kami punya perusahaan daerah yang siap mengelola Blok Migas ini. Tinggal bagaimana pusat mengkajinya. Melalui blok ini, saya berharap PPU juga berhak mendapatkan participating interest (PI) lebih dari 10 persen, paling tidak sama dengan blok migas yang dikelola di Riau atau Perusda Bumi Siak Pusako," kata Awang Faroek Ishak di PPU, Kamis (26/4).

 

Selain itu, Awang juga meminta agar adanya jaringan gas (jargas) di PPU. Karena, saat ini baru Tarakan dan Bontang yang menerima itu. Awang menegaskan, Kaltim memiliki sumber gas alam, tetapi tidak semua rakyat menikmati. Karena itu, diharapkan pusat bisa mempertimbangkan dan memperjuangkan jargas ini, sehingga masyarakat Kaltim, khususnya di PPU juga bisa menerima. "Jika kami punya sumber daya gas, maka rakyat harus menikmati. Memang, bagi hasil kami tidak boleh diubah oleh pusat. Tetapi, kami minta proyek strategis pusat bisa masuk di Kaltim, termasuk adanya jaringan gas bagi masyarakat," jelasnya. Bukan hanya itu, Awang juga minta agar pusat bisa membantu mendukung pembangunan jembatan tol PPU-Balikpapan. Rencana launching groundbreaking pembangunan 13 Mei 2018. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait