Awang: Pemprov Kaltim Siap Bantu dan Bangun Tahun Ini

Silaturahmi Pengurus Yayasan UNU Kaltim

SAMARINDA- Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyatakan Pemprov Kaltim siap membantu dan mendukung rencana Pengurus Yayasan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kaltim untuk membangun Kampus di Samarinda. Diharapkan dengan berdiri UNU Kaltim, membantu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) andal di masa datang.

“Dengan didirikan UNU Kaltim diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) Kaltim yang berkualitas untuk pembangunan di daerah yang berkelanjutan. Bahkan, untuk pembangunan kampus tersebut Pemprov Kaltim siap membantu dan diharapkan tahun ini sudah mulai dibangun,” kata Awang Faroek Ishak saat menerima sejumlah pengurus Yayasan UNU Kaltim yang dipimpin Rektor UNU Kaltim  H Farid Wadjdy di Guest House di Pendopo Lamin Etam Samarinda, Rabu (2/4).

Gubernur berharap pada tahun ini,  UNU Kaltim dapat menerima mahasiswa baru dan bisa operasional. Bahkan, Gubernur menyarankan agar dibuka program studi bidang Teknologi Pertanian.

Program studi tersebut dimaksud agar mahasiswa yang lulus dari UNU, terutama yang telah mengambil program tersebut mampu mengembangkan dan mendukung pembangunan pertanian dalam arti luas di Kaltim.

“Kita ketahui bahwa ke depan Kaltim tidak akan lagi berharap dengan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui, yakni tambang batu bara, minyak dan gas. Karena itu, dengan program teknologi pertanian diharapkan lulusan UNU mampu mengembangan sumber daya yang dapat diperbaharui, yakni pertanian dan perkebunan, sehingga ketahanan pangan di daerah dapat terwujud,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UNU Kaltim H Farid Wadjdy berharap akhir April ini surat pendirian perguruan tinggi tersebut dapat diterbitkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh, sehingga pada Mei atau Juni bisa dimulai pembangunan gedung kampus tersebut.

“Jika surat pendirian UNU Kaltim telah diterbitkan akhir bulan ini, diharapkan secepatnya peletakan batu pertama pembangunan kampus tersebut dapat dilakukan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Meski, lahan yang digunakan masih berstatus sewa pakai dengan Pemprov Kaltim seluas 4 hektare,” jelasnya.

Menurut dia, program studi yang dibuka di UNU Kaltim merupakan program yang dapat diminati dan menjadi kebutuhan daerah. Program studi dimaksud ada 10, antara lain Kelompok IPA, yakni Arsitektur (S1), Desain Interior (S1), Teknik Energi Terbarukan atau Energi Bersih (S1), Teknik Geologi (S1). Teknik Industri (S1), Farmasi (S1) dan Kelompok IPS, yakni Managemen Keuangan Islam (S1), Hubungan Internasional (S1), Komunikasi (S1), Pendidikan Anak Usia Dini (S1) dan Akuntansi (S1).

“Sesuai arahan Gubernur Awang Faroek Ishak agar dapat dibuka teknologi pertanian, maka kami sangat mengapresiasi dan hal ini akan kami koordinasikan dengan pengurus yayasan,” jelasnya.(jay/sul/es/hmsprov)

/////FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak (tiga dari kanan) berdiskusi dengan Rektor UNU Kaltim  H Farid Wadjdy (dua dari kiri) bersama sejumlah pengurus Yayasan UNU.(syaiful/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation