Awang : Perkuat Harmonisasi dalam Kebhinekaan

Awang Faroek dan para tokoh masyarakat Kaltim bersama para tokoh agama Buddha di Kaltim. (dok/humasprov)

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Kaltim sangat menghormati perayaan hari besar keagamaan di Benua Etam ini. “Perayaan Tri Suci Waisak ini diharapkan mampu meningkatkan komitmen bersama dan memperkuat harmonisasi dalam kebhinekaan dengan semangat Pancasila,” katanya di Buddhist Centre Samarinda.

Lembaga-lembaga tertinggi keagamaan Buddha ujarnya, harus mampu memberikan pemahaman kuat kepada umatnya terhadap pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Pilar kehidupan berbangsa itu terdiri Pancasila, Undang-Undang Dasar  (UUD) 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). 

Apalagi bumi Benua Etam menurut Awang, multikultur dan heterogen yang memiliki keberagaman dan perbedaan suku, agama dan golongan. Namun perbedaan itu lanjutnya, merupakan pemicu semangat persatuan dalam kehidupan kebangsaan bukan pemecah persatuan dan kesatuan.

Karenanya, masing-masing agama termasuk lembaga pembina umat Buddha harus mampu memberikan bimbingan bagi umatnya agar saling menghormati dan toleransi. Selain itu, umat Buddha selaku mitra pemerintah harus mendukung program-program pembangunan daerah yang ditetapkan pemerintah.

“Umat Buddha sebagai pilar bangsa wajib mendukung pemerintah untuk membangun mental spiritual masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat,” harap Awang Faroek. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation