Awang: Tuntaskan Masalah Menuju Kaltim Maju 2018

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan dalam lima tahun ke depan permasalahan utama pembangunan Kaltim masih terkait pada upaya peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM), pertumbuhan ekonomi, pemerataan  pelayanan infrastruktur, perbaikan tata kelola pemerintahan dan menciptakan kualitas hidup yang baik dan sehat.
“Dengan sejumlah permasalahan tersebut, maka dapat kita simpulkan permasalahan pokok Kaltim adalah belum sehatnya pertumbuhan ekonomi dan tidak meratanya tingkat kesejahteraan masyarakat Kaltim. Untuk itu kita harus menuntaskan masalah pembangunan menuju Kaltim Maju 2018,” ujar Awang Faroek beberapa waktu lalu.
Awang Faroek mengungkapkan Visi dan Misi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kaltim Maju 2018 adalah pembangunan dilakukan secara berkeadilan dan hasilnya merata bagi seluruh masyarakat. Seluruh sumber daya alam (SDA) dikelola dengan cara yang benar dengan prinsip pembangunan berwawasan lingkungan. Memperbaiki kualitas infrastruktur dan pelayanan dasar, serta meningkatkan profesionalisme birokrasi.
Kaltim Maju 2018, sambung dia, selaras dengan arah kebijakan RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) atau RPJMD ke-3 (2013-2018), yakni melaksanakan pembangunan pada seluruh bidang yang dilakukan dengan konsisten selama dua periode telah menunjukkan pemantapan menuju masyarakat sejahtera, pemerataan hasil pembangunan telah dirasakan masyarakat.
Selanjutnya, diharapkan kualitas SDM semakin meningkat, ketergantungan ekonomi pada SDA terbarukan semakin berkembang, dan struktur ekonomi semakin mantap. Prasarana dan sarana dasar pembangunan telah mencapai wilayah pedalaman, pemerintahan berjalan makin efisien, efektif dan transparan. Penataan ruang menjadi acuan pokok pembangunan wilayah, serta kualitas lingkungan secara global semakin terkendali dan terus meningkat.
Fokus kebijakan RPJPD untuk RPJMD tahap III adalah kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas SDM, transformasi SDA terbarukan, pemerataan infrastruktur dasar, efektifitas penyelenggaraan pemerintahan dan konsistensi penataan ruang dan kualitas lingkungan.
“Ada satu visi, lima misi, enam tujuan dan 17 sasaran pembangunan yang harus kita tuntaskan selama lima tahun kedepan, guna mewujudkan Kaltim sejahtera yang merata dan berkeadilan berbasis agroindustri dan energi ramah lingkungan,” jelasnya. (her/hmsprov)

//Foto: INFRASTRUKTUR. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama jajaran Pemprov Kaltim meninjau jalan longsong. Masalah pemerataan pelayanan infrastruktur akan dituntaskan menuju Kaltim Maju 2018. (dok/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait