AWS Siap Layani Pasien Poli Klinik hingga Pukul 16.00
SAMARINDA - Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahrani (RSUD AWS) siap memberikan pelayanan kepada pasien di layanan poli klinik hingga pukul 16.00 wita. Artinya, selama lima hari kerja, sejak Senin-Jumat, AWS telah membuka layanan dari pukul 08.00 hingga 16.00.  
Direktur AWS dr H Rachim Dinata Marsidi mengatakan tujuan pelayanan ini, sesuai arahan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak agar AWS dapat memberikan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.
“Saat ini poli klinik di RSUD AWS telah memberikan layanan hingga pukul 16.00 dari Senin hingga Jum’at. Pelayanan tersebut, mulai proses administrasi hingga pelayanan medisnya,” kata Rachim Dinata Marsidi ketika dikonfirmasi akhir pekan lalu.
Selain itu, pelayanan yang mudah bagi masyarakat juga diterima di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Karena, UGD melayani hingga 24 jam. Kemudahan tersebut, lanjut dia, dilakukan karena saat ini AWS memberikan layanan Poli Klinik Dokter Umum 24 jam di ruang UGD. Pelayanan tersebut dilakukan, karena untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat yang datang dari jauh.  
“Jadi, di UGD ada dua layanan yang diberikan di AWS, yakni ada khusus untuk melayani berbagai pasien yang cukup berat dan ada yang tidak terlalu berat. Pelayanan bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami. Bahkan, di UGD pelayanan betul-betul dilakukan. Misal, ada masyarakat yang sakit parah, sesegera mungkin dilayani hingga tuntas atau rawat ini, tanpa harus menunggu biaya administrasi. Karena biaya itu urusan terakhir setelah semua pelayanan dilakukan,” ungkapnya.  
Tindakan ini dilakukan, tidak lain untuk memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Terutama bagi yang memang tidak memiliki biaya, namun identitasnya harus lengkap, sehingga manajemen AWS dapat mendata.  
Tetapi semua itu, lanjut dia, tergantung kesadaran masyarakat. Jika memang ada kartu jaminan kesehatan tolong diperlihatkan, apabila memang tidak ada bahkan tidak juga memiliki biaya tetap dilayani hingga pelayanan operasi. Apalagi ada warga yang kecelakaan.
“Ini kami lakukan semata-mata untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. Dokter-dokter di AWS siap memberikan pelayanan yang baik, serta ke depan tidak ada lagi pasien yang dirawat di lorong-lorong kelas III,” tegasnya. (jay/hmsprov)
 
Berita Terkait