Babinsa dan Prajurit TNI Ikuti Pelatihan Pajale

SAMARINDA – Tahun ini Pemprov Kaltim, kembali bekerjasama dengan jajaran Korem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) melatih 60 Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan prajurit TNI  tentang budidaya padi dan jagung.

Pelatihan bagi Babinsa dan prajurit Korem 091/ASN menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kaltim H Fuad Asaddin, sangat penting mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan di Kaltim.

“Babinsa dan prajurit TNI ini akan memperkuat penyuluh kita di lapangan untuk memberikan pendampingan bagi pertani,” kata Fuad Asaddin pada pembukaan pelatihan Budidaya Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) di UPTB Bapeltan Sempaja Samarinda, Senin (14/3).

Disebutkan, pelatihan budidaya Pajale bagi Babinsa dan prajurit TNI Korem 091/ASN merupakan pelatihan angkatan kelima setelah dilaksanakan empat angkatan selama 2015.

Periode tahun lalu telah dilatih sebanyak 381 prajurit TNI dan dilanjutkan tahun ini sebanyak 60 orang. Berarti 441 prajurit yang telah dilatih tentang budidaya Pajale.  Pelatihan bagi prajurit TNI yang dilakukan BKPP Kaltim melalui UPTB Bapeltan Sempaja merupakan hasil kerjasama Panglima TNI dengan Menteri Pertanian. Berikutnya ditindaklanjuti Gubernur Awang Faroek Ishak dengan Pangdam VI Mulawarman.

“Gubernur telah berkomitmen,  Kaltim akan berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan nasional. Kerjasama ini bagian upaya khusus (upsus) produksi Pajale Kaltim,” jelasnya.

Sementara itu Kepala UPTB Bapeltan Sempaja Samarinda H Syarfiddin mengemukakan pelatihan bagi prajurit TNI terus berlanjut, dengan target 800 orang terpenuhi.

“Pelatihan pertanian bagi prajurit TNI kita teruskan sesuai target yang ditetapkan. Kegiatan kali ini diikuti 60 prajurit dari Kaltim dan Kaltara selama tujuh hari (13-19 Maret),” sebut Syarfiddin.

Tampak hadir Kepala Seksi Teritorial Korem 091 ASN Kolonel TNI Kasmadi dan pejabat Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim. (yans/sul/es/hmsprov).

 

Berita Terkait