Balitbangda Sebagai SKPD Pertama Ciptakan Core Value Organisasi

Balitbangda  Sebagai SKPD Pertama Ciptakan Core Value Organisasi

 

SAMARINDA - Kepala Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III Lembaga Administrasi Negara (PKP2A) Samarinda Dr Meiliana menyatakan bahwa Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim merupakan SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim yang pertama menciptakan dan melaksanakan visi dan misi (core value) budaya organisasi.

Karena, visi dan misi tersebut ditetapkan bukan dari pemikiran dan usulan pimpinan SKPD, tetapi seluruh pegawai atau staf yang berada di lingkungan Balitbangda Kaltim.

“Visi dan misi tersebut tidak bisa dibangun sendiri oleh pimpinan instansi. Karena itu, perlu kesepahaman dalam membangun visi dan misi oleh staf di instansi bersangkutan. Apalagi, budaya organisasi ini secara tidak langsung sudah dilaksanakan setiap hari. Misalnya, bersikap disiplin dan jujur,” kata Meiliana didampingi Kepala Balitbangda Kaltim Hj Halda Arsyad usai pembukaan sosialisasi budaya organisasi di lingkungan Balitbangda Kaltim di Kantor Balitbangda Kaltim, Rabu (4/6).

Menurut dia, apa yang dilakukan Balitbangda adalah sebagai trobosan bagi SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim, agar bisa mencontoh dan melaksanakan budaya organisasi dengan baik.

Nantinya yang patut dilakukan adalah, bagaimana komitmen seluruh staf atau pegawai dalam melaksanakan visi dan misi tersebut. “Misalnya, berprilaku disiplin dalam bekerja, tidak terlambat apel, tidak terlambat masuk kerja. Bersikap jujur terhadap sesama pegawai dan pimpinan,” jelasnya.

Kepala Balitbangda Kaltim Halda Arsyad berharap melalui kesepakatan dan komitmen seluruh pegawai di lingkungan instansi tersebut, dapat meningkatkan kinerja dan prestasi pegawai.

“Kami berharap dengan komitmen ini, tidak ada lagi pegawai yang terlambat kerja, terlambat apel dan keluar kantor tanpa alasan dan bersikap jujur. Bahkan, seluruh staf harus berkomitmen untuk tidak melakukan korupsi,” jelasnya.

Dengan visi dan misi tersebut, perlu evaluasi dan Balitbangda akan membentuk kelompok untuk melakukan evaluasi tersebut. Diharapkan, melalui komitmen budaya malu dalam organisasi dapat meningkatkan kinerja dan prestasi pegawai di lingkungan SKPD ini.

Dari sosialisasi tersebut, Balitbangda telah menetapkan visi dan misi, yakni bersikap jujur, disiplin, komunikasi, peduli dan komitmen. “Visi dan misi tersebut harus kita tanamkan dalam diri, sehingga kinerja dan prestasi pegawai dapat ditingkatkan,” jelasnya.(jay/sul/es/hmsprov).

Berita Terkait