Balitbangda Koordinasi Program SiDa ke Kemenristek hingga PP Iptek Sundial Bandung

SAMARINDA - Mendukung suksesnya program Sistem inovasi daerah (SiDa) tentang indeks daya saing daerah. Badan Penelitian dan Pengenbangan Daerah (Balitbangda) Kaltim melaksanakan konsultasi ke Kementrian Ristekdikti, Batan dan Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-Iptek) Sundial Parahyangan Kota Baru Bandung Jawa Barat baru-baru ini.

"Kami berharap konsultasi ini dapat diketahui bagaimana pengembangan program SiDa di Kaltim. Khususnya bagaimana mengetahui indek daya saing daerah," kata Kepala Balitbangda Kaltim Eddy Kuswadi di Samarinda, Senin (23/9/2019).

Eddy menjelaskan, konsultasi untuk pengembangan konten alat peraga Iptek dan sangat berkolerasi dengan bantuan hibah alat peraga dari Kementrian Ristekdikti untuk PP Iptek Kaltim.

Selain itu, Balitbangda Kaltim juga konsultasi ke Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Hal ini terkait kelanjutan kegiatan Buluminung Nuclear Industrial Science Techno Park (BNI-STP) dari tahap Pra supervisi penyusunan dokumen atau Fasibility Study (FS) akan ditingkatkan menjadi FS dan detail engineering design (DED).

"Pemprov melalui Balitbangda terus berupaya menyukseskan program ini. Sehingga ke depan dapat bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya.

Balitbangda juga melakukan koordinasi ke Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan, khususnya pada Balitbangda atau Bappelitbang masing-masing daerah tersebut.

Untuk kordinasi ini bertujuan mengevaluasi dan mensinergikan kegiatan-kegiatan Inovasi dan Teknologi yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan serta mengatasi permasalahan-permasalahan yang menjadi kendala dalam pelaksanaan di daerah.

"Konsolidasi maupun koordinasi ini merupakan bagian dari program Sub Bidang Difusi Inovasi dan Penerapan Teknologi Balitbangda Kaltim selama 2019," jelasnya.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation