Bandara Maratua Diusulkan Jadi Bandara Internasional

Bandara Maratua diusulkan jadi bandara internasional. (dok/humasprov)

 

SAMARINDA - Mendukung pengembangan ekonomi dan sektor pariwisata di Kaltim, terutama di wilayah Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengusulkan agar Bandara Maratua yang kini telah beroperasi dapat ditingkatkan statusnya menjadi Bandara Internasional.

 

Usulan tersebut disampaikan ke Kementerian Perhubungan bersamaan dengan usulan status Bandara Internasional APT Pranoto menjadi bandara internasional. "Kita harapkan naiknya status tersebut dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kaltim, terutama yang ingin berwisata ke Pulau Maratua dan sekitarnya," kata Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman Lumoindong di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (1/3).

 

Mengenai persyaratan untuk mendukung itu, Salman mengatakan menunggu hasil keputusan Kementerian Perhubungan. Saat ini, Bandara Maratua sudah dilengkapi apron, terminal penumpang dan menara serta landasan panjang 1.600 meter. Jika memang, ada persyaratan khusus yang harus dilengkapi, maka Pemprov Kaltim segera melengkapi. Karena, tujuan pengembangan dan peningkatan status bandara ini sangat jelas, agar pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat melalui kunjungan wisatawan ke Kepulauan Derawan melalui Bandara Maratua. "Keinginan Gubernur Awang Faroek Ishak, Bandara Maratua bisa menerima wisatawan mancanegara, baik dari Australia, Malaysia hingga Singapura. Karena, jika melihat Manado sudah dibuka penerbangan internasional dari Manado bisa langsung ke China. Kenapa, Maratua tidak bisa," jelasnya.

 

Selain itu, hal ini akan membuka akses pengusaha Malaysia, Singapura dan Australia untuk berinvestasi ke Kaltim. Sehingga tidak perlu lagi singgah ke Balikpapan. Apalagi dengan bisa dilandasi pesawat jenis ATR yang berpenumpang 70 orang sudah mampu mendarat. "Kita harapkan bisa terwujud status Bandara Maratua menjadi bandara internasional. Sedangkan Bandara Internasional APT Pranoto setelah beroperasi, maka secara langsung statusnya menjadi bandara internasional," jelasnya.(jay/sul/humasprov)

Berita Terkait