Bandara Maratua Dongkrak Pariwisata Nasional

Gubernur Awang Faroek meninjau Bandara Maratua, Selasa (3/4). Kunjungan wisata diprediksi akan meningkat. (masdiansyah/humasprov)

 

MARATUA - Bandara Maratua dipastikan mampu mendongkrak pariwisata Kabupaten Berau bahkan Kaltim dan Indonesia. Hal itu ditegaskan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat menikmati first flight di Bandara Maratua terbang dari Bandara Kalimarau Tanjung Redeb Berau pada Selasa (3/4). Sebab lanjutnya, penerbangan langsung dapat dinikmati para wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin berkunjung sekaligus berlibur dan berwisata alam bawah laut di Pulau Maratua. 

 

Keberadaan bandara di kawasan pulau terluar ini menjadi sangat penting dalam ketersediaan aksesibilitas orang untuk berkunjung ke objek-objek wisata yang potensial. "Bandara ini sangat strategis dan kita yakini serta pastikan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke daerah bahkan nasional baik wisatawan nusantara maupun mancanegara," katanya.

 

Menurut dia, wisatawan tidak hanya berkunjung dan menikmati keindahan alam bawah laut Maratua saja tetapi ada Kepulauan Derawan, Sangalaki dan Kakaban  maupun gugusan kepulauan lainnya. Dimana ujarnya, semua gugusan kepulauan tersebut semuanya memiliki panorama alam yang luar biasa keindahan dan keunikannya yang tidak kalah dengan keindahan alam dan bawah laut di provinsi lain. "Karenanya, keberadaan Bandara Maratua sama halnya Bandara Kalimarau sangat penting untuk menggalakkan sektor pariwisata di daerah," ungkap Awang.

 

Sementara itu Wakil Bupati Berau H Agus Tantomo mengemukakan komitmen Pemkab Berau dalam mendukung sekaligus mewujudkan Bumi Segah menjadi kawasan industri pariwisata sesuai tekad Gubernur Kaltim. "Bagi kami dengan potensi pariwisata yang besar di Berau ini. Maka keberadaan infrastruktur transportasi sebagai aksesibilitas sudah wajib ada dan memadai, sehingga berimbas pada percepatan peningkatan ekonomi daerah sebagai kawasan industri pariwisata," ujar Agus Tamtomo. Penerbangan perdana gubernur ke Bandara Maratua menggunakan pesawat ATR 42 Seri 300 dengan kapasitas tempat duduk 40 seat.

 

Gubernur didampingi istri Hj Ence Amelia Suharni Faroek dan Kepala Dinas Perhubungan Kaltim H Salman Lumoindong dan Kepala Dinas PUPR Pera Kaltim HM Taufik Fauzi. Rombongan disambut pihak pengelola Bandara Maratua dan jajaran Muspika Kecamatan Maratua. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait