Bangun Kaltim Tak Hanya Tergantung APBD

Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi

SAMARINDA - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan pelaksanaan pembangunan di daerah ini tidak bisa hanya harus mengandalkan alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) saja. Tetapi bergantung adanya dukungan berbagai sumber. Khususnya APBN seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Termasuk dukungan pihak swasta (investor) dan BUMN.

"Jujur, membangun secara menyeluruh tidak bisa bergantung sepenuhnya pada APBD. Anggaran kita terbatas. Kita harus bekerjasama dengan seluruh pihak, sehingga terwujudnya pembangunan yang baik bagi masyarakat," kata Hadi Mulyadi di Samarinda, Selasa (2/7/2019).

Hadi menjelaskan, banyak para investor luar negeri yang berminat bekerjasama dengan Kaltim. Contohnya, Pemerintah Rusia telah melakukan pertemuan dengan Kaltim membahas potensi di daerah.

Pemprov prinsipnya menerima siapa saja yang mendukung pembangunan daerah ini. Asalkan tidak merugikan. Pemerintah daerah siap memberikan jaminan keamanan bahkan izin yang mudah kepada investor yang ingin berinvestasi.

"Yang jelas, siapa saja yang mau menanamkan modalnya ke Kaltim kami terima. Asalkan sesuai aturan. Bahkan, Rusia berkeinginan membangun pembangkit nuklir dan 10 technopark. Prinsipnya siapa pun dan dari negara mana pun. Sesuai prosedur dan menguntungkan daerah serta masyarakat, kami terima," jelasnya.

Menurut Hadi, banyak potensi yang dapat dikembangkan pusat maupun investor di Kaltim. Seperti pengembangan SDA yang tidak terbarukan hingga terbarukan juga sektor pariwisata. "Semua itu menjanjikan dan pasti menguntungkan bagi masyarakat maupun pemerintah dan investor," ungkapnya.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait