Kalimantan Timur
Bangun Sinergi Ekonomi Kerakyatan dari Balikpapan dan Samarinda

ist

Memasuki tahun ketiga pelaksanaan visi Kaltim Berdaulat 2019-2023 berbagai upaya terus dilakukan. 

 

Di antaranya memantapkan koordinasi dan sinergi terkait program dan kegiatan strategis untuk penyelenggaraan misi kedua visi Kaltim Berdaulat. Yakni,  berdaulat dalam pemberdayaan ekonomi wilayah dan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan. Terkhusus di sektor perindustrian perdagangan koperasi (perindagkop) dan UKM.

 

Koordinasi sektor perindagkop dan UKM pada  Kamis (17/6/2021) pagi tadi dilakukan dengan bertemu Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud dan jajarannya.

 

"Alhamdulillah, Pak Wali Kota sangat welcome. Kita bicara banyak tentang sinergi sektor indagkop dan UKM. Demikian juga tentang perdagangan dan penyediaan bahan kebutuhan pokok agar stok selalu tersedia di pasar dan harga stabil," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor, Kamis (17/6/2021).

 

Hal lain yang juga didiskusikan bersama Wali Kota Rahmad Mas'ud antara lain soal implementasi BPSK, pasar SNI, RPIK, BPUM 2021, pemberdayaan UMKM dan juga koperasi.

 

Koordinasi ini menurut Roby sangat penting dilakukan karena sebagian besar kepala daerah merupakan pemimpin daerah yang baru dilantik oleh Gubernur Kaltim H Isran Noor dengan visi dan misi yang berbeda dari kepemimpinan sebelumnya. 

 

Sebab itu, keserasian gerak antara provinsi dan kabupaten/kota menjadi sebuah keharusan, terutama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan.

 

Selain bertemu Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor, Jumat pagi besok dijadwalkan  akan diterima oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun.

 

"Dua kota ini menjadi basis dan pusat utama pembangunan bidang sosial, ekonomi, politik, pendidikan maupun budaya. Demikian juga sektor perindagkop," sebut mantan Karo Humas Setda Provinsi Kaltim itu.

 

"Ringkasnya, dua kota ini, Balikpapan dan Samarinda menjadi barometer Kaltim. Kemajuan Kaltim akan terlihat dari kemajuan dua daerah ini," tambah Roby.

 

Meski demikian, Roby menegaskan, perhatian Pemprov Kaltim dalam komando Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi  berlaku untuk semua wilayah. Seperti tertuang dalam poin kedua misi Kaltim Berdaulat, yakni berdaulat dalam pemberdayaan ekonomi wilayah dan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan. (sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait