Baru Dua Desa Ikut Lomdeskel

Jauhar Efendi

SAMARINDA - Lomba desa/kampung dan kelurahan (Lomdeskel) tingkat provinsi tahun 2018 kembali digelar. Lomdeskel dilaksanakan 2–10 Juli 2018. Seleksi tahap I berupa kelengkapan administratif lomba yang merupakan syarat wajib seperti data evaluasi tingkat perkembangan desa/kampung dan kelurahan kondisi 2016 dan 2017. 

“Kabupaten/kota sudah mulai setor berkas kelengkapan administratif Lomdeskel. Hingga hari ini tercatat baru dua yang sudah menyerahkan berkas desa/kampung terbaik tingkat kabupaten/kota,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Jauhar Efendi di Samarinda, Kamis (5/7). 

Kabupaten/kota dimaksud yang sudah menyerahkan berkas mulai dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam dan Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, serta Kabupaten Berau untuk Desa Maluang, Kecamatan Gubung Tabur.

Menurut Jauhar, kelengkapan berkas kedua kabupaten/kota dimaksud baru diserahkan per 5 Juli 2018 di Kantor DPMPD Kaltim. Jauhar dan jajaran Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan yang menerima kelengkapan berkas administratif tersebut.

Jauhar berharap kabupaten/kota lainnya bisa segera menyerahkan kelengkapan berkas administratif atau seleksi tahap I lomdeskel hingga akhir batas waktu yang ditetapkan. Sebab kelengkapan berkas menjadi penentu ditetapkannya desa/kampung dan kelurahan yang akan melaju ke tahap selanjutnya.

“Untuk tahap II atau pengumuman tiga besar desa/kampung dan kelurahan yang lolos tahap I rencananya dilakukan 16 Juli 2018 dan wajib mengikuti tahapan pemaparan yang merupakan seleksi tahap III," jelasnya.

Seleksi pemaparan sendiri dilaksanakan 24-25 Juli 2018 dengan ketentuan kepala desa/kampung dan kelurahan berlaku sebagai pemapar dan tidak boleh diwakilkan dan didampingi DPMPD/DPMPK kabupaten/kota.

Namun demikian wajib menghadirkan camat, Ketua TP PKK desa/kampung dan kelurahan, LPM, ketua BPD, dan perwakilan CSR. “Sedangkan tahap IV merupakan pengumuman juara lomba desa/kampung dan kelurahan tingkat provinsi yang akan dilaksanakan 31 Juli 2018,” jelasnya.

Mereka yang keluar sebagai yang terbaik wajib dibina oleh kabupaten/kota masing-masing untuk tampil pada Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kampung dan Kelurahan (Pindeskel) yang akan dilaksanakan Oktober 2018 di Provinsi Bali. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait