Basmi Sampah di Sungai Dengan Interceptor, Pemprov Berencana Membeli Dua Unit

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi

SAMARINDA - Guna mengatasi masalah sampah di sungai, Pemprov Kaltim berencana membeli alat penyedot sampah berupa Interceptor. Yakni, alat terapung baru untuk menangkap sampah di sungai yang telah diproduksi Negara Belanda.

Rencana pembelian Interceptor disampaikan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi. Bahkan alat tersebut sudah di uji coba di Jakarta, nantinya akan ditindaklanjuti  untuk membelinya. Penggunaan Interceptor menurut Wagub, hasilnya sangat maksimal dalam membersihkan sampah-sampah di sungai maupun di laut.

“Hasil uji coba di Jakarta kelihatan efektif dalam membersihkan sampah. Mengapa tidak kita manfaatkan kalau harganya  murah. Tahun ini kita tindaklanjuti untuk membelinya, minimal dua unit dululah,“ kata Hadi Mulyadi di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (15/1/2020).

Cara kerja Interceptor adalah memandu sampah plastik ke haluannya. Kemudian sampah dibawa conveyor belt ke perut kapal untuk ditampung. Interceptor mengirimkan pesan teks ke operator lokal untuk datang dan mengosongkan kapal ketika sampah sudah penuh.(mar/her/yans/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation