Batik Cap Karya Disabilitas Kaltim Ternyata Fantastis

ist

SAMARINDA - Pelatihan Kewirausahaan Pemula bagi Pemuda Disabilitas khususnya tuna netra dan tuna daksa yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur sejak 8-10 Juli 2020 resmi ditutup Plt Kadispora Kaltim HM Syirajudin di Hotel Selyca, Jalan Bhayangkara Samarinda, Jumat (10/7/2020).

 

Dalam kesempatan tersebut, Syirajudin mengaku kagum dengan hasil batik cap yang dihasilkan para peserta tuna daksa, dimana dengan waktu hanya tiga hari mampu menghasilkan karya yang sangat fantastis. 

 

Bahkan menurutnya kalau disandingkan dengan pemuda non disabilitas hasilnya pasti sejajar.

 

"Saya terkesima dengan hasil batik cap yang dihasilkan hanya dengan waktu  tiga hari tapi hasil karyanya sangat  fantastis. Ini  kalau disandingkan dengan pemuda non disabilitas, hasilnya pasti sejajar. Untuk itu saya berharap pemuda disabilitas ke depan harus menjadi orang yang terdepan dalam berwirausaha. Kalau bisa jangan menjadi karyawan tapi manajer batik cap," kata Syirajudin.

 

Dia meyakini dan percaya pada saatnya nanti, dengan kerja keras dan keseriusan mereka untuk menyongsong masa depan melalui pelatihan ini.  Karya-karya para pemuda disabilitas akan dilirik pihak luar baik swasta ataupun sektor pemerintah.

 

Karena itu, melalui Dispora dapat menjembatani dengan menawarkan produk batik cap mereka seperti pembuatan tas atau kaos untuk peserta pelatihan di organisasi perangkat daerah (OPD) lain di Pemerintah Provinsi Kaltim ataupun kabupaten/kota. 

 

"Pemerintah tak hanya sekadar mendampingi pada saat pelatihan tapi juga harus hadir dengan implementasi, memberikan mereka pekerjaan atau menjadi mata pencaharian ke depan. Karena tangan-tangan terampil mereka mampu menghasilkan karya-karya yang memiliki nilai pasar," jelasnya. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation