Kalimantan Timur
Belum Turun, Tetap Waspada

Dok.humaskaltim

SAMARINDA - Setelah berada dikisaran diatas angka 500 kasus per hari di Kaltim, pasca penerapan Program Berdiam di Rumah mulai  Sabtu-Minggu (6-7 Februari) angka mencapai 300 kasus (344 kasus).

 

Tetapi, Selasa (9/2) seperti dirilis Dinas Kesehatan Kaltim, angka terpapar virus Corona di Benua Etam kembali melonjak. Bertambah 550 kasus, sehingga total terkonfirmasi positif 46.456 kasus.

 

Kutai Kartanegara menjadi penyumbang tertinggi sebanyak 123 kasus, disusul Balikpapan (98), Samarinda (87), Kutai Timur (83), Bontang (69), Berau (63), Paser (15), Kutai Barat dan Penajam Paser Utara sama-sama 6 kasus, sedangkan Mahakam Ulu nol kasus.

 

Sementara pasien meninggal 1.109 orang (bertambah 9 kasus) dan masih dirawat 8.312 kasus, sedangkan masih dalam proses 735 kasus.

 

Terhadap peningkatan kasus ini, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan penerapan protokol kesehatan.

 

"Kesadaran itu lebih penting. Bagàimana kesadaran taat menjalankan protokol kesehatan dalam beraktifitas sehari-hari," katanya.

 

Menurut dia, selama masyarakat mau dan disiplin memakai masker, menjaga jarak, membiasakan cuci tangan sebelum dan setelah beraktifitas, ditambah, membatasi interaksi (berkumpul orang banyak) dan membatasi mobilitas (mengurangi aktifitas keluar rumah), maka kemungkinan tertular sangat minim.

 

"Pemerintah terus berupaya melindungi dan menjaga keselamatan warganya. Nah, selayaknya warga pun ikut menjaga keselamatan diri dan keluarganya," harap Andi Muhammad Ishak. 

 

Pasien sembuh total 37.035 kasus (tambah 506 kasus). Terbanyak dari Balikpapan 163 kasus dan Bontang 100 kasus, Kutai Kartanegara (56), Berau (48), Paser (47), Samarinda (42), Kutai Timur (32), Penajam Paser Utara (14), Mahakam Ulu (3) dan Kutai Barat (1).

 

Update perkembangan Covid-19 Kaltim, Selasa per 9 Februari 202, suspek total 211.996 kasus (tambah1.402 kasus), discarded/suspek negatif 164.777 kasus (tambah 595 kasus), probable 28 kasus.(yans/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait