Benahi Infrastruktur dan Perkuat Promosi Wisata

Sektor Pariwisata Disiapkan Sebagai Lokomotif Perekonomian

SAMARINDA–Sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas yang dipersiapkan sebagai lokomotif perkonomian baru selain sektor pertanian dalam arti luas dan industri manufaktur. Untuk itu dalam lima tahun terakhir Pemprov Kaltim terus berusaha membenahi dan membangun infrastruktur penunjang sektor pariwisata, seperti jalan dan jembatan, pelabuhan laut dan udara, ketenagalistrikan, telekomunikasi dan air bersih.
Pemprov juga terus melakukan pengembangan obyek wisata. Sejak 2009 tercatat sebanyak 393 obyek wisata dan pada 2012 meningkat menjadi 550 obyek wisata. Kegiatan yang dilakukan diantaranya, pada 2011 rehabilitasi balai adat desa budaya Pampang, pembuatan tempat parkir Air Terjun Tanah Merah serta pembuatan parkir di Kebun Raya Samarinda (KRUS) Samarinda.
Selanjutnya, penataan obyek wisata Yuvai Semaring, Krayan-Nunukan, penataan obyek wisata Waduk Panji Sukorame-Kutai Kartanegara. Selain itu, pada 2012 juga dilakukan renovasi balai adat terapung di Danau Bahadaq-Kutai Barat.
Pemprov melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang kepariwisataan melalui workshop pengemasan produk wisata di Berau dan Balikpapan serta pemberdayaan masyarakat sekitar obyek wisata di Bulungan dan Nunukan.
“Kita akan terus benahi infrastruktur penunjang objek-objek wisata di Kaltim. Termasuk melakukan promosi objek wisata di Kaltim serta menggelar even berlevel nasional maupun internasional seperti pelaksanaan Festival Derawan pada 15-22 September 2013. Dengan begitu minat wisatawan untuk datang ke Kaltim semakin meningkat,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di Samarinda belum lama ini.
Festival Derawan 2013 merupakan rangkaian dari kegiatan internasional Sail Komodo 2013. Kepulauan Derawan yang terletak di Berau menjadi destinasi wisata andalan Kaltim. Derawan telah ditetapkan sebagai salah satu dari 15 destinasi unggulan/Destination Management Organization (DMO) di Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Potensi besar bidang kepariwisataan ini mendorong Pemprov Kaltim untuk melakukan percepatan pembangunan dan peningkatan infrastruktur pendukung sektor kepariwisataan di Kepulauan Derawan. Salah satunya adalah membangun bandara di Pulau Maratua sebagai bagian dari gugus kepulauan Derawan. Dengan harapan wisatawan dapat dengan mudah mengakses Derawan melalui Bandara Maratua,” jelasnya.
Sektor pariwisata bukan tidak mungkin menjadi lokomotif perekonomian baru bagi Kaltim. Hal itu dapat dilihat dari kunjungan wisatawan ke Kaltim terus meningkat dari tahun ke tahun.
Kondisi pada 2012 jumlah kunjungan wisatawan ke Kaltim mencapai 1,3 juta orang (wisman 26.148 orang dan wisnus 1,3 juta orang) dengan pendapatan yang bersumber dari wisman US$ 26,14 juta dan wisnus Rp468 miliar. hal itu juga diikuti dengan promosi wisata melalui pelaksanaan pameran pariwisata sebanyak empat kali di dalam daerah dan sembilan kali di luar daerah. (her/hmsprov)

 

///Foto : Pulau Derawan merupakan salah satu andalan tujuan Wisata di Kaltim yang diharapkan menjadi lokomutif perekonomian daerah. (syaiful/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait