Berau Bakal Jadi Kabupaten Andalan
Gubernur Awang Faroek Hadiri Hari Jadi Berau ke 60 dan Kota Tanjung Redeb ke 203 
 
TANJUNG REDEB-Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak berharap Kabupaten Berau dapat menjadi kabupaten andalan Kaltim di masa depan. Kabupaten ini telah memberi bukti dengan kemajuan yang secara langsung telah dinikmati masyarakat. Kabupaten ini pun telah memberikan kontribusi yang sangat besar   untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.  
“Contoh yang paling mudah kita lihat adalah pembangunan bandar udara bertaraf internasional, Kalimarau. Pesawat besar seperti Garuda Indonesia pun sudah bisa mendarat di sini. Dengan berbagai peningkatan fasilitas itu, diharapkan  akan lebih banyak wisatawan yang akan datang ke Berau. Pertumbuhan ekonomi meningkat, begitu pun dengan pendapatan daerah,”   kata Awang Faroek Ishak saat memimpin upacara Hari Jadi Berau ke-60 dan Kota Tanjung Redeb ke-203 di Lapangan Pemuda, Minggu (15/9). 
Melalui rencana dan pelaksanaan pembangunan yang tepat, maka dampak positif kini telah dirasakan masyarakat Berau.  Gubernur Awang Faroek juga memuji kepemimpinan Bupati Berau Makmur Hapk bersama jajaran Pemkab Berau dan seluruh masyarakat, yang  mampu mendorong perubahan ekonomi menjadi semakin menggairahkan.   
Gubernur Awang Faroek melanjutkan, tidak salah jika Berau ke depan akan terus diarahkan menjadi pusat agroindustri dan pusat pariwisata Kaltim. Apalagi Berau memiliki obyek-obyek wisata sangat menarik di gugusan kepulauan Derawan. Potensi ini akan menjadi salah satu daya tarik kemajuan kabupaten ini.   
“Saya sangat berterima kasih kepada Pemkab Berau, karena telah mendukung pembangunan yang baik di Kaltim, baik infrastruktur hingga ekonomi masyarakat. Karena itu, saya berharap ke depan Berau dapat menjadi kabupaten andalan di Kaltim, bahkan di Indonesia,” harap Awang memberi apresiasi.   
Bukan hanya itu, Berau juga diharapkan dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara), karena Berau telah memiliki infrastruktur yang lebih baik.   
Karena itu, gubernur berkomitmen selama dua tahun ke depan Pemprov Kaltim dengan Kaltara terus menjalin hubungan yang kuat, terutama dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan akan lebih memberikan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur.  
“Kaltim dan Kaltara harus kita bangun bersama-sama. Saya berharap konektifitas antara Kaltim dan Kaltara harus terbangun dengan baik. Bahkan, saya berharap kepada Pemkab Berau untuk membangun tata ruang di wilayah ini,” jelasnya.  
Ke depan gubernur berharap jangan ada lagi kecamatan di masing-masing kabupaten dan kota yang terisolir. Karena itu, gubernur sangat mendukung adanya pemekaran Berau Pesisir. Sehingga ekonomi masyarakat di wilayah tersebut juga meningkat. Pemrpov Kaltim pun sangat mendukung rencana pembentukan daerah otonom baru Kota Sebatik di Kabupaten Nunukan. 
Pada kesempatan itu, Gubernur Awang Faroek juga menyinggung pelaksanaan Festival Derawan yang diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara dan nusantara untuk berkunjung ke Berau.  Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan meningkat. Karena itu, Berau juga harus menyiapkan pembangunan infrastruktur dan SDM.  
“Saya berharap Berau dapat menjadi destinasi pariwisata di Indonesia. Bahkan potensi pariwisata yang diharapkan terus dipertahankan, sehingga akan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di daerah,” jelasnya. 
Berikutnya, Gubernur Awang Faroek juga menyampaikan harapan kepada perusahaan-perusahaan batu bara di Berau agar dapat menjadi contoh bagi perusahaan yang lain di Kaltim. Salah satu yang harus dicontoh adalah aksi nyata  PT Berau Coal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di daerah ini. 
Gubernur mengimbau agar perusahaan lain dapat meniru PT Berau Coal. Dengan dukungan perusahaan-perusahaan, ternyata Berau bisa mandiri dengan PLTU yang dibangun.  
“Ini berkat dukungan PT Berau Coal melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR) terhadap perekonomian masyarakat. Ini adalah contoh yang baik dan secara langsung mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat Berau,” jelasnya.  
Puncak Hari Jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb juga dirangkai dengan pemotongan sajian beras ketan kuning puncak rasul oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Masyarakat Berau pun turut menyaksikan puncak hari jadi kota mereka. Pemkab Berau juga mengundang para Sultan seluruh  Indonesia untuk menghadiri peringatan tersebut. (jay/hmsprov)
 
Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memotong ketan kuning puncak rasul menandakan HUT Berau ke-60 dan Kota Tanjung Redeb ke-203. (johan/humasprov)
 
 
Berita Terkait
Government Public Relation