Berharap Koordinasi dan Komunikasi Berjalan Baik

Deklarasikan Paguyuban Pejabat Pemerintah Pusat dan Daerah

 

SAMARINDA – Malam pisah sambut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim HM Kusasi kepada HM Saifi dan temu kenal Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Negara Kaltim Ade Rohman di Pendopo Lamin Etam, Senin (9/6) malam ditandai dengan pendeklarasian Paguyuban Pejabat Pemerintah Pusat dan Daerah di Kaltim.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan satu hal yang mendasari pendeklarasian paguyuban tersebut adalah pentingnya pejabat pemerintah pusat  bersinergi dengan pejabat daerah, khususnya terkait kebijakan dan program pembangunan yang ditujukan untuk kepentingan rakyat.

“Gubernur adalah wakil pemerintah pusat di daerah, oleh karena itu dengan terbentuknya paguyuban pejabat pemerintah pusat dan daerah ini, kita harapkan antara pejabat pusat dan daerah dapat membangun hubungan yang baik, karena selama lima tahun kedepan kita akan bersama-sama membangun dan membawa Kaltim menjadi lebih maju dan lebih baik lagi,” kata Awang Faroek. 

Awang Faroek menetapkan Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim sebagai kantor sekretariat paguyuban yang beranggotakan pejabat dari instansi vertikal dan SKPD lingkup Pemprov Kaltim.

“Kegiatan kita nantinya tidak hanya pisah sambut, tetapi bisa diadakan lomba karaoke, family day dan sebagainya untuk mempererat tali silaturahmi. Kita harus terus berkreatifitas, karena kita berada dalam satu rumah tangga, yaitu Kaltim,” ucapnya.

Awang Faroek mengungkapkan keberadaan instansi vertikal di Kaltim sangat membantu pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan, terutama untuk hal-hal yang terkait dengan pengelolaan keuangan negara dan pelaksanaan pembangunan di daerah. 

Menurut dia, ketika ada pimpinan SKPD yang ragu-ragu dalam mengambil kebijakan maka dapat berkonsultasi terlebih dulu. Karena di Kaltim sudah ada Perwakilan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Kaltim ataupun kantor wilayah perwakilan dari setiap Ditjen di Kementerian Keuangan. 

“Dengan peran dan kewenangan yang dimiliki, instansi vertikal dapat membantu pemprov khususnya dalam melaksanakan terwujudnya pengelolaan dan penyerapan anggaran APBN yang baik. Terlebih Kaltim sudah mampu merebut opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pengelolaan keuangan negara dengan susah payah, namun untuk mempertahankannya kita harus esktra susah payah,” jelasnya. 

Kepada pejabat Kementerian Agama yang telah beralih tugas, yakni HM Kusasi yang sebelumnya menjabat Kakanwil Kemenag Kaltim berpindah tugas sebagai Kapusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan pada Balitbang Diklat Kemenag, Awang Faroek meminta agar jabatan strategis yang diamanatkan dapat dijalankan dengan baik.

Demikian halnya kepada pejabat baru Kanwil Kemenag Kaltim, HM Saifi, Awang Faroek mengimbau agar dapat terus melanjutkan kerjasama yang terbina dengan baik selama ini. Selain itu, juga agar program yang dilaksanakan oleh Kemenag harus bersinergi dengan program dari Pemprov Kaltim, khususnya terkait dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) keagamaan di Kaltim.

”Kerukunan umat beragama sangat baik di Kaltim, tidak pernah terjadi konflik antar umat beragama, ini harus kita pertahankan. Pelayanan ibadah haji juga harus lebih ditingkatkan lagi. Kita ingin Balikpapan dengan Bandara Internasional Sepinggan dan Asrama Haji Batakan menjadi embarkasi haji. Asrama haji ini sudah kita serahkan ke Kemenag baik lahan dan bangunannya. Dan satu lagi, kita tingkatkan status STAIN menjadi IAIN,” pesannya.

Sementara itu, kepada Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Kaltim, yakni Ade Rohman, gubernur berpesan agar dapat meningkatkan hubungan antara Pemprov dengan instansi yang dipimpinnya. Terlebih dengan tugas pokok dan fungsi Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara yang disampaikan, sangat diperlukan Pemprov terutama untuk konsultasi dan pengawasan terkait pengelolaan keuangan negara.

“Biasanya urusan dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan sekali setahun, tetapi kita bisa tingkatkan intensitas pertemuan tersebut. Sehingga setiap permasalahan yang ada bisa dikomunikasikan dan diselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, turut hadir Kapolrestabes Samarinda Kombes Pol A Wisnu Sutirta, Kakanwil Ditjen Pajak Kaltim Muhammad Isnaini dan jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kaltim. (her/sul/es/adv)

///FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyampaikan cendera mata kepada mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim HM Kusasi.(johan/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation