Bidang Kearsipan Masih Jauh Tertinggal dari Sektor Lain

Rapat kerja kearsipan Provinsi Kaltim 2015

SAMARINDA - Hasil-hasil kearsipan dalam penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan secara umum masih dirasakan belum maksimal. Kerja kearsipan dinilai masih jauh tertinggal dari sektor lain.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Arsip Daerah Provinsi Kaltim H Mariansyah mewakili Gubernur Kaltim H Awang faroek Ishak pada pembukaan Rapat Kerja (Raker) Kearsipan di Lingkungan Pemprov Kaltim dan lembaga kersipan daerah kabupaten/kota yang berlangsung di Aula Badan Arsip Daerah Provinsi Kaltim, Kamis (27/8).

Mariansyah menyebutkan, tidak optimalnya kerja kearsipan daerah bukan  hanya menjadi tanggung jawab lembaga kearsipan daerah. Tetapi menjadi tanggung jawab semua komponen baik di eksekutif maupun legislatif,  termasuk pimpinan SKPD sebagai pencipta arsip. 

Menurut Mariansyah, rapat kerja kearsipan ini merupakan program pembinaan bidang kearsipan dalam rangka mengevaluasi kembali  dan menyepakati pelaksanaan penyelenggaraan kearsipan di seluruh pencipta arsip. 

Mengingat nilai-nilai strategis yang terkandung dalam arsip, segala keterbatasan dan ketertinggalan yang ada janganlah dijadikan alasan untuk tidak melakukan pengelolaan arsip secara tertib.

"Justru ditengah keterbatasan yang ada, kita sebagai salah satu pelaku utama dan sekaligus pembina kearsipan di daerah masing-masing harus senantiasa menjaga dan mengembangkan semangat untuk terus mendorong dan menggerakkan penyelenggaran kearispan ke arah yang lebih maju," paparnya.

Mariansyah juga mengingatkan agar jangan berkutat pada permasalahan teknis  kearsipan semata sehingga lalai terhadap hal-hal yang strategis. Karenanya setiap capaian kinerja sumber daya manusia diukur  kemanfaatannya bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

"Kita sudah tunjukan kepada masyarakat, bahwa mengelola arsip memberikan manfaat yang besar bagi jalannya roda pemerintahan dan bagi kehidupan masyarakat," kata Mariansyah.

Ketua Panitia penyelenggara Drs AA Nyoman Susastra dalam laporannya mengatakan maksud pelakasanaan kegiatan untuk mendapatkan kesepahaman fungsi dan peran khusus penyelenggaraan pengelolaaan arsip  pada pencipta arsip di lingkungan Pemprov Kaltim dan lembaga kearsipan daerah kabupaten/kota.

"Adapun tujuannya adalah pengelolaan arsip yang komprehensif dan terpadu, dalam suatu sistem kearsipan nasional yang menjamin ketersedian arsip yang otentik, utuh dan terpercaya," kata Nyoman. (mar/sul/hmsprov)

//Foto: Kepala Badan Arsip Daerah Provinsi Kaltim H Mariansyah bersama pemenang lomba arsiparis tingkat ahli. (umar/humasprov kaltim).

 

 

Berita Terkait