Bismillah, April Boeing 737 Mendarat di APT Pranoto

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ketika meninjau Bandara Internasional APT Pranoto. (DOK/HUMASPROV)

 

SAMARINDA - Kabar gembira untuk Kaltim dan khususnya warga Samarinda. Sebentar lagi pesawat bermesin Boeing 737 akan segera  mendarat di Bandara Internasional Aji Pangeran Temenggung (APT). Rencananya, bandara ini akan diresmikan April 2018 mendatang. 

 

Pesawat pertama yang rencananya akan mendarat dalam peresmian nanti adalah pesawat jenis ATR, bahkan pesawat Boeing 737. Ini karena, landasan pacu bandara sudah siap sepanjang 2.250 meter. "Bismillah, April ini bisa diresmikan Bandara Internasional APT Pranoto dan juga pendaratan perdana maupun terbang dari Samarinda. Semoga terwujud," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim H Salman Lumoindong di Pendopo Lamin Etam, Selasa (6/2).

 

Salman berharap saat peresmian nanti Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkenan hadir, sehingga pemerintah pusat melihat langsung konsistensi Pemprov Kaltim untuk menyukseskan proyek strategis nasional di daerah. Salman katakan, dengan panjang 2.250 meter  dipastikan bandara ini sudah siap didarati pesawat berbadan besar jenis Boeing 737. Diharapkan semua maskapai penerbangan siap memanfaatkan peluang yang sangat terbuka dari bandara ini. "Semoga segera terwujud. Karena saat ini tinggal pengaspalan landasan. Semoga cuaca mendukung, April ini betul-betul terwujud. Bahkan, kita berharap Presiden Jokowi bisa turun ke sini. Tetapi dengan Pesawat Kepresidenan yang kecil," jelasnya.

 

Saat ini pihak Lion Air dan Garuda Indonesia sudah melakukan survei ke bandara ini. Jika, maskapai tersebut siap, maka penerbangan dari Samarinda ke kota-kota besar di Indonesia hanya tinggal menunggu waktu. Pemprov berharap, setelah diresmikan, maskapai bisa menyiapkan rute penerbangan ke berbagai daerah seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, Palu, Banjarmasin, Bandung dan lain sebagainya. "Yang jelas, setelah diresmikan dipastikan maskapai penerbangan segera masuk. Dengan begitu, operasional Temindung akan ditutup," jelasnya.

 

Sedangkan, mengenai SDM pengelolaan bandara menjadi tanggungjawab pihak Bandara Temindung. Makanya, saat ini pihak Unit Pengelola Teknis (UPT) Bandara Temindung sedang melakukan verifikasi untuk perpindahan Bandara Temindung ke Bandara APT Pranoto di Kementerian Perhubungan. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation