Bismillah, Samarinda Punya Bandara Internasional Tahun ini

Alhamdulillah, pembangunan runway Bandara Internasional APT Pranoto sepanjang 2.250 meter telah selesai.Secara prinsip landasan bandara sudah selesai dan siap didarati.

 

Sebagai warga Samarinda dan sekitarnya, pasti punya keinginan ke luar daerah lebih cepat dan nyaman, ya kan?  Jarak Samarinda-Balikpapan sekitar 115 kilometer (km) dan waktu yang diperlukan untuk menempuh Bandara Sultan Sulaiman Balikpapan  sekitar 3 jam memang kurang praktis.  Itupun, kalau tidak terjadi kemacetan arus lalu lintas, ditambah dengan risiko kecelakaan yang kerap menghantui. 

 

Di Samarinda, sudah ada Bandara Temindung. Namun, bandara ini hanya bisa didarati oleh pesawat kecil, yakni jenis Cassa NC-212 dan ATR-42. Sebab, panjang landasan pacu 940 meter (m) dan Lebar 23 m. Rute penerbangan pun terbatas di kawasan Kaltim saja. Pengembangan bandara ini tidak memungkinkan lagi karena padatnya penduduk di sekitar bandara. Mau tidak mau, jika warga Samarinda dan sekitarnya yang akan ke luar pulau, harus ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. 

 

Sebagai ibukota provinsi, rasanya tidak berlebihan jika Samarinda perlu bandara internasional yang mumpuni. Untuk itulah Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen membangun bandara berkelas internasional di ibukota provinsi dan keinginan tersebut sudah hampir mendekati kenyataan. 

Keterangan Gambar: Bandara Internasional APT Pranoto juga sudah dilengkapi Terminal Penumpang yang mampu menampung 1.000 penumpang di jam sibuk, Landasan Pacu, Air Traffic Control (ATC) dan Hanggar.

 

Berita baik datang di bulan Maret ini, pembangunan runway Bandara Internasional APT Pranoto sepanjang 2.250 meter sudah selesai."Landasan sudah selesai pengaspalan dan siap didarati pesawat, baik pesawat kecil maupun Boeing 737-800, jenis Garuda Indonesia maupun Lion Air. April 2018, jika Presiden Joko Widodo berkenan meresmikan, maka bisa diresmikan untuk pendaratan perdana," tegas Salman Lumoindong, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim dengan penuh semangat. Itu artinya, tidak lama lagi operasional Bandara APT Pranoto sudah dimulai. 

 

Salman melanjutkan, secara prinsip landasan bandara sudah selesai dan siap didarati. Mengenai peresmian, Pemprov Kaltim menargetkan April 2018 bisa dilakukan. Saat ini proses verivikasi masih dilakukan oleh Kementerian Perhubungan guna mendapatkan status sertifikasi bandara. Diharapkan, April sertifikat dapat diterima pemerintah provinsi untuk status bandara. "Manajemen UPT Temindung menargetkan akhir April 2018 sudah pindah kantor hingga operasional bandara," jelasnya lagi. Ketika beroperasi diharapkan bisa mendukung operasional penerbangan pesawat jenis express maupun Susi Air lebih dulu, demi mendukung penerbangan lokal Kaltim.

 

Selanjutnya, tidak menutup kemungkinan, penerbangan internasional bisa dilakukan. Mulai Samarinda-Kucing Malaysia maupun Samarinda-Singapura. Tetapi, tentu tergantung Kementerian Perhubungan sebagai pemberi izin. Demikian pun penerbangan nasional, Samarinda-Surabaya, Samarinda - Yogjakarta, Samarinda-Makassar dan Samarinda-Banjarmasin. Semoga bisa terwujud, karena, penduduk Samarinda dan wilayah sekitar, yaitu Bontang, Tenggarong dan Kutai Timur lebih didominasi masyarakat berasal dari daerah tersebut.

 

Tidak sedikit pula tenaga kerja yang akan terserap sesuai bidang dan kompetensi dibutuhkan pihak pengelola bandara. Menurut Salman ada karyawan organik atau staf mulai dari administrasi sampai teknisnya sebanyak 483 orang dibutuhkan. Sekuriti 90 orang dan Cleaning service 121 orang. Sejumlah maskapai penerbangan sudah menjajaki dan melihat langsung progres kesiapan bandara ini. "Sejumlah maskapai sudah survei, mulai Garuda Indonesia menyatakan siap. Kemudian Wings Air juga demikian. Kemudian maskapai lainnya juga demikian," tutur Salman lagi. 

 

Kini Bandara Internasional APT Pranoto juga sudah dilengkapi Terminal Penumpang yang mampu menampung 1.000 penumpang di jam sibuk, Landasan Pacu, Air Traffic Control (ATC) dan Hanggar. Sudah tak sabar ingin terbang melalui Bandara APT Pranoto? Mari kita doakan, semoga apa yang diupayakan Pemprov tak mengalami kendala apapun dan segera berwujud kenyataan, keluar pulau bahkan ke luar negeri bisa langsung dari Samarinda. Aamiin. (Jay/Yuv/Ni/Sul-Tim Humas Pemprov Kaltim)

Berita Terkait
Data Masih Kosong
Data Masih Kosong
Government Public Relation