BKOW Berpartisipasi Penuh

* Untuk Sukseskan Pemilukada 2013


SAMARINDA – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Kaltim secara keorganisasi yang memiliki anggota sebanyak 47 organisasi wanita se-Kaltim siap menyukseskan serta berpartisipasi penuh pada pelaksanaan Pemilu, khususnya Pemilukada di Kaltim yang akan digelar 10 September 2013..
“Kita siap berpartisipasi penuh atas pelaksanaan Pemilu di daerah dan atas imbauan Gubernur Awang Faroek Ishak agar masyarakat menyampaikan hak suaranya dengan target mencapai 70 persen harus didukung dan para wanita melalui organisasi BKOW Kaltim siap menyukseskannya,” kata Ketua BKOW Kaltim Hj Itty Rukiah.
Menurut dia, suksesnya pelaksanaan demokrasi khususnya pelaksanaan pemilu baik pemilihan kepala daerah maupun pemilihan legislatif dan pemilihan presiden adalah tingginya jumlah atau tingginya presentasi pemilih terhadap total masyarakat pemilik hak suara.
Diakuinya, masih rendanya partispasi atau masyarakat yang menyampaikan hak suaranya dalam setiap ajang demokrasi (pemilukada). Namun, hal ini akan menjadi tantangan bagi BKOW untuk dapat menggugah serta mengajak masyarakat agar menyalurkan hak suaranya.
Khususnya dalam upaya memilih pemimpina yang akan memimpin daerah baik kabupaten/kota maupun provinsi. Sebab, kaum perempuan mamiliki hak suara yang sama dengan kaum laki-laki.
Karenanya, momentumpemilihan kepala daerah harus dimanfaatkan masyarakat terutama kaum perempuan untuk ikut memeriahkan pesta demokrasi. Selain, ikut menentukan pemimpin yang terbaik untuk memimpin Kaltim lebih maju.
“Tidak dapat dipungkiri keinginan Gubernur Awang Faroek agar masyarakat tidak golput tetapi aktif menyampaikan hak suaranya sebagai perwujudan hak asasi paling asasi sangat benar dan harus didukung seluruh masyarakat termasuk kaum perempuan di Kaltim,” ungkap Itty.
Selain itu, Undang-Undang telah memberikan porsi yang ideal untuk kaum perempuan ikut andil dalam dunia perpolitikan di Indonesia. Porsi 30 persen keterwakilan perempuan untuk masing-masing partai politik di lembaga legislatif sebagai bentuk penghargaan bagi perempuan.
“Peluang yang diberikan UU bagi kaum perempaun harus dimanfaatkan secara maksimal, terutama sebagai upaya perempuan ikut beroeran aktif dalam mengambil kebijakan melalui jalur politik atau lembaga legislatif dan BKOW merasa sangat berkepentingan untuk kemajuan kaum perempuan Kaltim untuk berperan disemua lini,”  jelas Itty Rukiah.(yans/hmsprov)

// Foto: Hj Itty Rukiah
 

Berita Terkait
Tahun Politik, Kaltim Masuk  Zona Kondusif
Tahun Politik, Kaltim Masuk Zona Kondusif

17 Januari 2019 Jam 19:44:39
Politik

Sukseskan Pemilu Jujur dan Adil
Sukseskan Pemilu Jujur dan Adil

08 April 2013 Jam 00:00:00
Politik

SIARAN PERS
SIARAN PERS

06 September 2013 Jam 00:00:00
Politik

Government Public Relation