BNNP Terus Ungkap Penyalahgunaan Narkoba di Kaltim

Kepala BNNP Kaltim Raja Haryono

 

SAMARINDA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim terus komitmen untuk memburu jaringan pengedar narkoba di daerah ini. Hal ini sangat beralasan, karena Kaltim merupakan provinsi yang rawan penyalahgunaan narkoba. Karena itu, BNNP mengajak semua pihak, mulai jajaran pemerintahan hingga TNI/Polri serta masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba.

 

"Berkat kerjasama yang dibangun selama ini, baru-baru ini BNNP Kaltim berhasil mengamankan pelaku peredaran narkotika di Samarinda. Ada delapan pelaku diamankan dan ditetapkan menjadi tersangka. Barang bukti berupa 83 paket narkotika dengan berat 302,57 gram, satu butir ekstasi, delapan unit handphone dan uang tunai Rp6,3 juta," kata Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Raja Haryono di Samarinda, Jumat (20/4).

 

Raja Haryono mengatakan, penangkapan jaringan di Samarinda baru-baru ini tidak lepas dari kerja sama jajaran BNNP bersama TNI/Polri serta masyarakat. Karena itu, semangat tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan, sehingga penyalahgunaan narkoba di Kaltim bisa diminimalisir.

 

Di lingkungan masyarakat, diharapkan perang terhadap narkoba dapat dilakukan hingga di tingkat Rukun Tetangga (RT). Karena, lingkungan RT atau kampung sudah rentan terjadi penyalahgunaan narkoba. Artinya, perang terhadap narkoba bukan hanya di lingkungan pemerintahan maupun TNI/Polri, tetapi masyarakat bawah. "Kita harapkan dengan semangat yang tinggi, Kaltim bisa mewujudkan Zero Narkoba," harapnya. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation