Bohari: Masuk ITK Harus Bersaing Secara Nasional

Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru ITK 2013


SAMARINDA – Calon mahasiswa baru Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dipastikan bersaing secara nasional untuk masuk di perguruan tinggi tersebut. Karena, ITK ke depan diharapkan kualitas pendidikan dan lulusannya sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS). Dengan harapan tersebut, penerimaan mahasiswa ITK dilakukan secara nasional.
“Memang tahun pertama dan kedua penerimaan mahasiswa baru yang berasal dari Kaltim dibantu dengan beasiswa Kaltim Cemerlang. Tetapi, ITK adalah perguruan tinggi nasional, yakni milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional bukan milik Pemprov Kaltim. Makanya, jika ITK bisa maju, tentu harus menerima calon mahasiswa dari seluruh Indonesia,” kata Staf Ahli Gubernur bidang Pendidikan, Dr Bohari Yusuf, pada sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ITK 2013, di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (1/5).
Dengan mekanisme tersebut, diharapkan mahasiswa yang masuk di ITK betul-betul berprestasi dari seluruh Indonesia, jadi bukan hanya Kaltim. Karena itu, secara perlahan-lahan kuota calon mahasiswa baru melalui Program Beasiswa Kaltim Cemerlang ke depan akan berkurang. Bahkan, mungkin tidak ada lagi, sehingga semua calon mahasiswa baru harus bersaing secara nasional.
Menurut dia, sejak Indonesia merdeka baru mempunyai dua institut teknologi negeri, yakni ITB dan ITS. Apalagi, kedua perguruan tinggi tersebut berada di Pulau Jawa. Karena itu, pembentukan ITK bukan niat dari Pemprov Kaltim semata, namun hal itu merupakan gagasan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“Sesuai gagasan Presiden, maka akan ditambah lagi institut teknologi negeri di Indonesia, minimal tiga. Bahkan saat ini sudah ada berdiri dua institut, yakni ITK yang berada di Balikpapan dan Institut Teknologi Sumatera yang berlokasi di Bandar Lampung. Kemudian, selanjutnya yang akan dibuka lagi adalah Institut Teknologi Makassar di Makassar. Karena itu, ini semua memang program nasional. Tetapi, daerah hanya mendukung fasilitas lahan saja,” jelasnya.
Tujuan utama yang lain dibentuknya ITK adalah untuk menambah jumlah insinyur di Indonesia yang kini terbatas.  Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim H Musyahrim mengatakan dengan dibukanya ITK, diharapkan putra-putri Kaltim yang ingin masuk perguruan tinggi teknologi di luar Kalimantan tidak perlu dilakukan. Karena Kaltim sudah memiliki. Bahkan statusnya juga sama dengan ITB dan ITS.
“Karena itu, kami berharap anak-anak SMA, SMK dan MA yang lulus tahun ini dapat mengambil kesempatan untuk masuk di ITK. Apalagi, yang masuk ITK akan diberikan beasiswa penuh hingga lulus oleh Pemprov Kaltim, melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang yang merupakan gagasan dari Gubernur Awang Faroek Ishak,” jelasnya.
Ditambahkan, memang hingga saat ini perkuliahan mahasiswa ITK masih bergabung dengan ITS. Namun, apabila pembangunan gedung ITK di Balikpapan sudah selesai, maka seluruh mahasiswa tersebut akan menempati gedung yang baru, sehingga tidak perlu lagi ke luar Kaltim.
Anggota Tim Satuan Kerja (Satker) ITS untuk ITK, Subhan, menjelaskan, Pemprov Kaltim sangat berkomitmen dalam mendukung mutu SDM di daerah. Terbukti, bantuan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa ITK sangat luar biasa. Apalagi, bantuan tersebut berlaku hingga mahasiswa tersebut lulus kuliah.
“Ini hanya di Kaltim. Di luar Kaltim tidak ada daerah yang melakukan demikian. Bahkan, Banjarmasin saja yang juga memiliki kekayaan alam yang sama banyaknya dengan Kaltim tidak demikian. Jadi, wajar Pemprov Kaltim menuntut mahasiswa yang lulus dari ITK mampu mendukung pembangunan di daerah. Artinya, mereka diharapkan kembali ke daerah untuk membangun. Bahkan, kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini, jangan menyia-nyiakannya,” jelas Subhan.
Diketahui, pembukaan penerimaan mahasiswa baru dilakukan pada 6 Mei hingga 7 Juni 2013. Sementara mengenai beasiswa Kaltim Cemerlang untuk ITK tahun ini hanya diberikan kepada 50 mahasiswa, yang terdiri dari masing-masing program studi hanya lima orang saja, karena terbagi 10 program studi. Program studi tersebut, yakni teknik mesin, elektro, kimia, perkapalan, perencanaan penataan kota, informatika, material dan metalurgi, teknik sipil dan matematika serta fisika.
Meski demikian, tahun ini ITK tetap menerima 100 calon mahasiswa baru. Tetapi, 50 calon yang lain akan diseleksi pada penerimaan tingkat nasional, yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dimulai pendaftarannya sejak 13 Mei hingga 7 Juni 2013. Mengenai jalur khusus untuk penerima beasiswa akan dilakukan tes tertulis di dua tempat, yakni Samarinda dan Balikpapan.
Bagi yang berminat untuk mendaftar, bisa melihat info di http://beasiswa-kaltim.org atau pada website seleksi masuk institut teknologi kalimantan (SMITek) dihttp://smits.its.ac.id/its-smitek-itk.(jay/hmsprov).

///Foto : Sejumlah siswa SLTA yang mengikuti pengarahan terkait sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ITK 2013. (fadjar/humasprov kaltim)
 

Berita Terkait