BPBD Dukung Gubernur Roadshow ke Perbatasan

 

SAMARINDA - Pemprov Kaltim sudah memberikan perhatian sangat luar biasa terhadap pembangunan kawasan perbatasan di wilayah Kaltim. Perhatian tersebut diwujudkan dengan memberikan perhatian langsung melalui program pembangunan infrastruktur dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kawasan perbatasan.

Kepala Badan Pembangunan Perbasatasan Daerah (BPPD) Kaltim Frederik Bid mengatakan Pemprov Kaltim sudah melakukan upaya memecah keterisolasian dengan memberikan prioritas terhadap pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan. 

Sebagai contoh, pemprov sudah membangun jalan penghubung antardesa untuk membuka isolasi akses transportasi antardesa. Termasuk membangun perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Datah Dawai, Long Lunuk, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). 

"Oleh karena itu, rencana gubernur bersama SKPD terkait yang akan melakukan roadshow wilayah perbatasan Mahulu sangat kita dukung. Hal ini penting  untuk melihat langsung pembangunan yang telah dilakukan, termasuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan," kata Frederik Bid, Senin (10/10).  

Selain itu, dengan roadshow  Gubernur ke wilayah perbatasan melalui jalan darat, akan menjadi sejarah baru, karena selama ini daerah pedalaman dan perbatasan hanya bisa dicapai melalui jalur sungai dan udara. Itupun memerlukan waktu tempuh yang cukup lama.

"Dengan selesainya pembangunan  jalan tembus dari Kecamatan  Long Bagun-Long Pahangai-Long Apari, tentu masyarakat akan sangat terbantu dalam arus transportasi darat. Mudah-mudahan November mendatang cuaca mendukung sehingga rombongan bisa tembus ke wilayah perbatasan," paparnya. 

Selain melihat langsung pembangunan jalan yang merupakan kerjasama Pemprov Kaltim dengan  TNI, tentu Gubernur juga melihat hasil pembangunan lainnya baik itu bidang pendidikan, kesehatan maupun pembangunan bidang lainnya. Termasuk menjaring aspirasi mayarakat pedalaman dan perbatasan.

"Begitu pula pembangunan infrastruktur telekomunikasi, Pemprov sudah melakukan upaya memecah keterisolasian yang dibuktikan sejak 2012 sudah membangun beberapa  menara atau tower telekomunikasi di perbatasan di Kabupaten Mahulu," kata Frederik Bid. (mar/sul/es/humasprov)

Berita Terkait