BPBD Kaltim Siaga Hadapi Bencana

SAMARINDA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim terus siaga menghadapi resiko segala bencana dengan menggelar koordinasi bersama berbagai elemen masyarakat diantaranya tim relawan  kesehatan di  perguruan tinggi di Kaltim.

“Para relawan kesehatan sudah memiliki potensi. Kita hanya perlu menghimpun dan meningkatkan kapasitas mereka sehingga  suatu saat jika terjadi bencana, mereka bisa langsung terjun ke lokasi kejadian,” kata Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Ir Wahyu Widhi Heranata saat ditemui di sela-sela pertemuan relawan kesehatan di kantor BPBD Kaltim, Rabu (23 /1).

Bencana sudah tentu tidak diharapkan, namun bencana sering kali datang tanpa bisa diperkirakan. Karena itu, BPBD harus siap menghadapi setiap kemungkinan. Selain relawan kesehatan  juga ada relawan umum yang jumlahnya  sekitar 6.200   relawan.

Sedangkan relawan kesehatan terdiri dari perguruan tinggi yang bergerak pada bidang kesehatan diantaranya dari Akademi Perawatawan (Akper)  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Samarinda, Fakultas Kedokteran Unmul.  Setiap relawan bekerja tanpa pamrih setiap penanganan bencana. Mereka akan selalu mengedepankan  pengabdian sebagai bagian dari tim relawan demi memberikan pertolongan terhadap sesama.

Pada kesempatan itu Wahyu Widhi Heranata, juga berpesan agar kerjasama ini perlu  terus dilanjutkan. Setiap tim relawan dapat memanfatkan investaris BPBD, misalnya tenda  untuk kepentingan proses pertolongan korban bencana.

Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan kepada Tim Relawan Kesehatan, yakni dari Tim Relawan Kesehatan dari   Akper  Rumah Sakit Dirgahayu, Pramuka dan  Stikes Muhammadiyah. (sar/hmsprov).

Foto : Banjir selalu menghantui sejumlah kawasan di Samarinda dan daerah lainnya di Kaltim. Jajaran BPBD Kaltim terus bersiaga menghadapi berbagai kemungkinan bencana termasuk banjir di daerah ini.(dok/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation