BPMPD Kaltim Usulkan Tanah Kas Desa

SAMARINDA - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim HM Jauhar Effendi mengatakan, pihaknya berencana akan mendorong desa memiliki tanah kas desa atau tanah bengkok  bagi perangkat desa di Jawa, sehingga nantinya  bisa dimanfaatkan untuk modal pengembangan usaha para perangkat desa.
"Terobosan ini dengan  setiap desa punya tanah kas agar  masyarakat tertarik menjadi perangkat desa sebagai jaminan peningkatan kesejahahteraan mereka,"kata  Kepala BPMPD, Moh. Jauhar Effendi  belum lama ini.
Gagasan ini lanjut Jauhar, sudah dibicarakan dengan BPMPD Kabupaten/Kota se Kaltim pada  rakor BPPMD beberapa waktu lalu."Rencana program uinui  jangan dilihat  sekarang, tetapi dirasakan kedepan untuk  para perangkat desa dalam hal  peningkatan kesejahteraan," ujarnya.
Selain itu lanjut dia,  dengan  jumlah 72 ribu  desa  di Indonesia tentunya tidak memungkinkan mengangkat Sekretaris maupun perangkat desa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan untukl peningkatan kesejahteraan bagi mereka solusinya dengan program tanah kas desa atau bengkok.
"Kami belum merinci rencana program mengenai luasnya lahan lahan bagi setiap desa karena nantinya ada di Kabupaten, tetapi untuk memwujudkannya perlu dukungan semua pihak," ungkapnya.
Program ini sambung Jauhar, juga  salah satu mendukung tekad Gubernur Kaltim Dr  H Awang Faroek Ishak yang ingin mengurangi kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di Kaltim.(sar/hmsprov).
 

Berita Terkait