Kalimantan Timur
BPPD Bagikan Mesin Pengolah Pakan

Ikan untuk Nelayan di Maratua

SAMARINDA -  Badan Pembangunan Perbatasan Daerah (BPPD) Kaltim akan memberikan bantuan mesin pengolah pakan ikan kerapu kepada para nelayan tangkap  di pulau-pulau terluar Kaltim. Mesin pengolah pakan ikan yang akan dibagikan itu berjumlah 7 unit dan sekarang masih dipamerkan di arena  Teknologi Tepat Guna (TTG) di Aceh. 

Kepala Bidang Pembinaan Ekonomi dan Dunia Usaha BPPD Kaltim Husaini mengatakan bahwa mesin pengolah pakan ikan itu rencananya akan diberikan saat peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang.

"Sementara mesin itu akan digunakan untuk pelatihan dan pengembangan para nelayan di Maratua," kata Husaini, seraya menyebutkan satu unit mesin dibeli dengan harga Rp9 juta sehingga harga keseluruhan mencapai Rp63 juta. 

"Anggaran kami minim, tapi, kami tetap maksimalkan anggaran untuk memajukan masyarakat di wilayah perbatasan dan pulau terluar. Jangan sampai ketinggalan dengan negara tetangga," kata Husaini.

Menurut Husaini, ada 10 kelompok nelayan tangkap yang telah mengembangkan pola budidaya ikan kerapu di pulau terluar yang berbatasan dengan negara Philipina dan Malaysia ini. 

"Kehadiran mesin ini diharapkan mampu meningkatkan kebutuhan pakan ikan kerapu dan dari mesin ini juga kelompok wanita di Maratua bisa menunjukan keterampilan mereka mengolah pakan ikan. Apalagi, ikan kerapu memiliki nilai ekonomis yang tinggi," imbuhnya.

Selain akan menyerahkan mesin pengolah pakan ikan kerapu, BPPD juga akan memberikan sebanyak 700 bibit buah naga untuk dibudidayakan di masyarakat Maratua. 

"BPPD Kaltim sangat  serius untuk mengembangkan kegiatan perekonomian di kawasan perbatasan dan pulau terkecil terluar, khususnya dalam pengembangan kegiatan usaha produktif masyarakat," tutup Husaini. (rus/sul/hmsprov)

Berita Terkait