Kalimantan Timur
BPSDM Gelar Workshop Audit Inventigatif


SAMARINDA - Dalam upaya meningkatkan profesionalisme pada bidang investigatif, Pemprov  Kaltim melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)  Provinsi Kaltim  bekerjasama dengan Perwakilan BPKP Provinsi Kaltim  mengadakan Workshop Audit Inventigatif secara virtual.

Gubernur Kaltim  diwakili Kepala BPSDM  Provinsi Kaltim Hj Ardiningsih mengatakan sesuai Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 mengamanatkan bahwa seluruh instansi pemerintah baik pusat maupun daerah perlu melaksanakan reformasi birokrasi dalam rangka mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik.

"Komitmen  pemerintah untuk memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) pada berbagai aspek dalam pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan menjadi agenda yang harus dilaksanakan guna tercapainya transparansi dan akuntabilitas publik," kata Ardiningsih saat membuka  Workshop Audit Inventigatif, Senin (9/11/2020).

Ardiningsih menambahkan, audit inventigatif merupakan sebuah kegiatan sistematis dan terukur untuk mengungkap kecurangan sejak diketahui, atau diindikasikannya sebuah peristiwa/kejadian/transaksi yang dapat memberikan cukup keyakinan, serta dapat digunakan sebagai bukti yang memenuhi pemastian suatu kebenaran dalam menjelaskan kejadian yang telah diasumsikan sebelumnya dalam rangka mencapai keadilan. 

"Workshop ini disamping mengasah ilmu dan ketrampilan juga mengasah mental dan etika. Pokok penekanan workshop berbasis kompetensi adalah pembentukan sikap dan etika bekerja. Oleh karena itu mari kita melatih bekerja dengan terampil dan beretika agar suatu saat nanti kita sudah biasa dengan aktivitas dan perilaku yang baik," tandasnya.

Ketua penyelenggara Fitriansyah  yang juga  Kabid PKMF BPSDM Kaltim dalam laporannya mengatakan Workshop yang diselenggarakan mulai 9 sampai 13 November 2020 diikuti 40 peserta  yang berasal dari

Inspektorat Wilayah Kaltim dan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur dengan Jabatan Fungsional Auditor dan Calon Auditor. 

"Adapun  tujuan penyelenggaraan  workshop   ini untuk membekali peserta pelatihan dengan pemahaman yang komperhensif tentang tugas-tugas keinvestigasian, agar mampu melaksanakan audit investigatif pada sektor pengelolaan keuangan pemerintah daerah," kata Fitriansyah.

Pembukaan Workshop ditandai penyematan tanda peserta secara simbolis oleh kepala BPSDM Kaltim Hj Ardiningsih.(mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait