Buka Mubes Kerukunan Keluarga Tebengang Lung, Menteri Susi Ajak SDM Kaltim Makan Ikan

Gubernur Awang Faroek Ishak saat menerima kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.(yuvita/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti didaulat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Kerukunan Keluarga Besar Tebengang Lung Dayak Kenyah 2018, ketika Pumung Bangen Ngan Pekenu' atau Pesta Kegembiraan dan Ramah Tamah Kerukunan Keluarga Besar Tebengang Lung yang juga dihadiri Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di Convention Hall Samarinda (CHS), Kamis (23/8) malam.

Dalam arahannya sebagai Menteri yang membidangi Kelautan dan Perikanan, Susi menjelaskan potensi perikanan di Kaltim. Karena itu, melalui Mubes tersebut, Susi mengajak masyarakat Kaltim untuk gemar mengonsumsi ikan, sehingga dari konsumsi ikan kualitas kecerdasan SDM Kaltim semakin berkualitas.

Susi mengatakan Kaltim saat ini sudah swasembada perikanan atau surplus produksi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan dimana rata-rata nasional masih 32 kg perkapita pertahun, sedangkan konsumsi masyarakat Kaltim mencapai 58 kg perkapita pertahun.

"Daerah ini memang kaya dengan SDA pertambangan dan migas, tetapi itu tentu akan habis. Karena itu, ke depan daerah ini harus mampu menciptakan SDM berkualitas. Bagaimana menciptakan itu, maka kemampuan SDM di daerah ini harus lebih baik. Untuk lebih baik, konsumsi makanannya juga baik, contohnya dengan konsumsi ikan. Di mana, ikan memiliki protein tinggi," kata Susi.

Susi meyakini konsumsi ikan di Kaltim lebih dari cukup untuk seluruh rakyat. Apalagi, Kaltim sudah sukses mencapai swasembada ikan, dengan demikian Kaltim akan semakin maju.

Potensi ikan di Kaltim bukan hanya dari laut dan sungai di daerah perkotaan saja, tetapi di pedalaman juga memiliki potensi ikan dan masyarakat pedalaman maupun perbatasan pasti suka ikan. Termasuk masyarakat dayak.

"Karena itu, saya yakin Kaltim, khususnya masyarakat dayak mampu menciptakan SDM berkualitas di masa akan datang, dengan mengonsumsi ikan yang banyak," pintanya.

Selain itu, Susi juga memberikan apresiasi terhadap masyarakat dayak di Kaltim yang selalu hidup rukun dengan warga pendatang. Ini menunjukan keberagaman yagn damai di Kaltim.

Sementara Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak berterima kasih kepada Menteri Susi Pudjiastuti yang berkenan hadir pada acara Pumung Bangen ngan Pekenu' (Pesta Kegembiraan dan Ramah Tamah) sekaligus membuka Musyawarah Besar (Mubes) Kerukunan Keluarga Besar Tebengang Lung 2018 warga Suku Adat Dayak Kenyah.

Awang berharap melalui dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat Kaltim melalui sektor kelautan dan perikanan.

"Yang jelas, pasar sangat terbuka peluangnya untuk komoditi perikanan dan kelautan Kaltim, sebab seberapa pun jumlahnya pasti akan terserap pasar. Namun, terpenting saat ini adalah produk yang kompetitif dan berdaya saing tinggi," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Awang berpesan agar Keluarga Besar Tebengang Lung terus semangat menjaga persatuan dan kesatuan. Awang juga memberikan selamat kepada Menteri Susi Pujiastuti  yang dinobatkan sebagai Warga Kehormatan Warga Dayak dengan gelar nama Dao Mening atau matahari yang mencerahkan oleh Keluarga Besar Tebengang Lung adat Dayak Kenyah.

Hadir ketika pembukaan Mubes tersebut Pj Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Riza Indra Riadi, Ketua DPRD Kaltim H Syahrun HS dan sejumlah tokoh masyarakat. Acara tersebut dihadiri ribuan peserta.(jay/sul/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation