Buka Puasa Bersama TNI/Polri Dengan Forkopimda, Wagub Tegaskan Momentum Ramadhan Pererat Tali Silaturahmi

Acara buka puasa bersama TNI/Polri dan SKK Migas dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim di Lapangan Sepakbola Sudirman Makodam VI Mulawarman Balikpapan (umar/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Selain menyandang bulan penuh hikmah, bulan suci Ramadhan juga disebut bulan silaturahim atau bulan semangat menyambung persaudaraan biasa dilakukan umat muslim. Karenanya, momentum di bulan suci ini Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi meminta seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali jajaran TNI dan Polri untuk terus mempererat tali silaturahim.

"Kita apresiasi Kapolda Kaltim dan Pangdam VI Mulawarman yang telah melakukan buka puasa bersama. Kegiatan ini tentu sangat besar atinya dalam membangun dan mempererat hubungan silaturahim dengan jajaran TNI dan Polri. Mari manfaatkan momen Ramadan untuk mendulang kebaikan dsn pahala sebanyak-banyaknya. Jadikan bulan tarbiyah, sehingga saat  Ramadan berakhir kita semua menjadi insan yang terlatih untuk melakukan hal-hal baik dan membuang sifat buruk di diri kita masing-masing," papar Hadi Mulyadi usai menghadiri acara buka puasa bersama TNI/Polri dan SKK Migas dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim di Lapangan Sepakbola Sudirman Makodam VI Mulawarman Balikpapan, Rabu (29/5/2019).

Hadi Mulyadi mengatakan buka puasa bersama jajaran TNI/Polri dan SKK Migas dengan Forkopimda ini sangat luar biasa. Dirinya meminta sinergitas TNI/Polri dan pemerintah daerah terus ditingkatkan dalam menjaga kondusifitas daerah. Khususnya pasca pesta demokrasi pemilu presiden dan wakil presiden serta Pemilu legislatif pada 17 April lalu.

"Mari kita hidup saling berdampingan. Bekerja, berkarya dan bersama-sama membangun daerah ini dengan meningkatkan persatuan dan kesatuan serta mewaspadai terhadap hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat," tandasnya.

Hingga kini, lanjut Wagub roda pemerintahan dan pembangunan di Kaltim berjalan lancar tanpa kendala berarti dan tetap berjalan normal berdasarkan sistem yang ada. Kondisi ini tercipta karena masyarakat mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan sehingga daerah masih tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

"Kondisi seperti ini perlu terus kita pertahankan. Terlebih lagi saat ini kita berada pada bulan suci Ramadhan. Sudah barang tentu kita tidak ingin merusak atau mengotori kesucian Ramadhan ini dengan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama," kata Hadi Mulyadi. (mar/her/yans/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation