Buka Rakor Sintek Kessos, Sa'bani Minta Prioritas Penanganan dan Pelayanan PMKS

BALIKPAPAN - Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim HM Sa'bani mewakili Gubernur Kaltim secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Teknis (Rakor Sintek) Bidang Kesejahteraan Sosial se-Kaltim 2019. Kegiatan selama dua hari (19-20 Maret) diikuti 150 peserta dari kabupaten dan kota Se-Kaltim dipusatkan di Hotel Grand Tjokro Balikpapan.

Rakor bertema Sinergitas Program Pembangunan Kesejahteraan Sosial Untuk Mewujudkan Kaltim Berdaulat menghadirkan narasumber dari Kementerian Sosial dan Biro Kesra Setdaprov Kaltim.

Menurut Sa'bani, kesejahteraan sosial masih banyak masalah. Perlu upaya optimal dan melibatkan banyak pihak. "Sinergitas harus berkesinambungan dalam penanganan dan pengurangan penyandang masalah kesejahteraan sosial di Kaltim," katanya.

Dijelaskannya, secara global jumlah PMKS di Kaltim sebanyak 243.459 jiwa dengan jumlah 46.510 KK. Data tersebut komulatif dari keseluruhan PMKS yang terdapat pada Permensos telah ditangani Dinas Sosial Kaltim.

Bicara tentang PMKS lanjutnya, sesuai Permensos 08/2012 tentang Pedoman Pendataan dan Pengelolaan Data PMKS dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial terdapat 26 PMKS. Sedangkan sesuai Permensos 9/2018 terdapat lima pelayanan dasar yang wajib dilaksanakan penanganannya.

"Yakni penyandang disabilitas telantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar, gelandangan dan pengemis serta korban bencana," sebut Sa'bani.

Dia menambahkan program penanganan dan pelayanan PMKS sesuai misi Gubernur Kaltim yakni berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing terutama perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Pembukaan Rakor dihadiri Walikota Balikpapan H Rizal Effendi dan Plt Kepala Dinas Sosial Kaltim H Khairul Saleh, Kadinsos Kabupaten dan Kota, Sekkot Balikpapan Sayyid Fadly dan pimpinan OPD terkait di lingkup Pemprov Kaltim. (yans/her/fat/humasprovkaltim).

Berita Terkait
BERITA FOTO:
BERITA FOTO:

27 Oktober 2014 Jam 00:00:00
Sosial