Business Gathering Pembiayaan Perumahan 2018, Jangan Tidur Nyenyak jika Rakyat Belum Miliki Rumah

Wagub H Hadi Mulyadi pada acara Business Gathering Pembiayaan Perumahan 2018. (syaifulhumasprov kaltim).

SAMARINDA- Para Pejabat Pemerintah maupun Swasta hendaknya memperhatikan bawahannya apakah sudah punya ataukah belum. “Jangan sampai bisa tidur nyenyak sementara bawahannya masih belum memiliki rumah tinggal sendiri yang layak huni,” kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi. Wagub menyatakan hal itu usai membuka Business Gathering Pembiayaan Perumahan 2018 yang digelar oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerjasama dengan Dinas PUPR Kaltim, di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kamis (22/11).

Menurut Wagub, tempat tinggal atau rumah sangat diharapkan oleh siapa saja, terutama masyarakat yang kurang mampu. "Karena itu, siapa saja sebagai pejabat jangan tidur nyenyak apabila bawahannya atau rakyat pada umumnya belum memiliki rumah yang layak. Pejabat, baik ASN, BUMN hingga swasta harus terus memikirkan rakyat. Salah satunya memikirkan bagaimana masyarakat memiliki rumah," kata Hadi Mulyadi.

Pemerintah lanjut Hadi, terus  berupaya mensejahterakan rakyat, tidak hanya dalam hal ketersediaan pangan dan sandang tetapi juga papan atau rumah. Karena itu, apa yang dilaksanakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR yang melaksanakan program pembangunan rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sangatlah diapresiasi. "Kita apresiasi yang dilaksanakan Kementerian PUPR untuk membangun perumahan bagi ribuan ASN, terutama di Kaltim. Meskipun hingga saat ini masih dalam tahap pendataan," jelasnya.

Program tersebut diharapkan ke depan menjadi program unggulan pemerintah daerah maupun pusat, sehingga tidak lagi ada masyarakat khususnya pegawai ASN yang tak memiliki rumah.

Melalui program tersebut, diharapkan masyarakat Kaltim bisa hidup nyaman dengan adanya rumah yang layak. Bahkan, ke depan bukan hanya untuk ASN program perumahan ini, juga untuk masyarakat kuas. Misalnya juga dibangun untuk mendukung relokasi masyarakat bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) di Samarinda. "Semoga ini bisa terwujud dan masyarakat kita bisa hidup tenang," tegasnya.

Kepala Dinas PUPR Kaltim HM Taufik Fauzi di kesemoatan yang sama mengatakan  Business Gathering Pembiayaan Perumahan 2018 ini diperlukan agar sebagai pengetahuan bagi mitra kerja pemerintah dalam mendukung suksesnya program pembangunan perumahan yang dilaksanakan Kementerian PUPR. "Rencana Kementerian PUPR siap membangun perumahan bagi ASN se-Indonesia, khususnya di Kaltim. Karena itu, saat ini masih dalam tahap pendataan. Termasuk bagaimana cara ASN bisa mendapatkan program perumahan tersebut," jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat eselon III di lingkungan Dinas PUPR dan Perwakilan BPD Kaltimtara serta perbankan.(jay/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation