Cak Rus Selayang Pandang di Rakerwil PAN Kaltim, "Transformasi Ekonomi Harus"

Cak Rus (CR) saat menyampaikan paparan di Rakerwil PAN Kaltim. Kata CR, tranformasi ekonomi itu harus. (rosehan/humasprov kaltim)

 

Cak Rus Selayang Pandang di Rakerwil PAN Kaltim, "Transformasi Ekonomi Harus"

 

BALIKPAPAN - Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim di Balikpapan, Rabu (6/7), mendapuk Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi untuk menyampaikan selayang pandang Bumi Etam. Dalam kesempatan tersebut, Cak Rus memaparkan Kaltim ke depan tidak boleh terus bergantung pada kekuatan sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui, batubara dan migas.

 

Kaltim harus melakukan transformasi ekonomi yang mengarah pada optimalisasi sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable resources). Misalnya pertanian dalam arti luas, meliputi pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan juga sektor pariwisata. "Transformasi menuju kekuatan ekonomi berbasis sumber daya baru terbarukan ini akan menjamin kesinambungan pembangunan daerah dan akan memberikan kontribusi besar bagi percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat," yakin Rusmadi.

 

Karena itu, Pemprov Kaltim fokus untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tanpa bergantung kepada migas dan batubara. Pemerintah daerah kata Rusmadi, terus berupaya agar Kaltim memiliki pijakan dan mampu melakukan lompatan ekonomi masa depan dengan baik. Sebab itulah, transformasi ekonomi menjadi kebijakan yang harus didukung bersama. Transformasi yang saat ini dilakukan diantaranya dengan membangun sejumlah kawasan industri, diantaranya Kariangau di Balikpapan, Buluminung di Penajam Paser Utara (PPU), industri petrokimia dan kondensat di Bontang dan Maloy di Kutai Timur. Kawasan-kawasan itu pun harus dengan infrastruktur yang kuat dan memadai.

 

Dengan begitu, maka Kaltim akan mampu menciptakan produk-produk yang diolah di daerah sendiri sebelum kemudian dikirim ke daerah lain dan diekspor keluar negeri dalam bentuk barang jadi. Misal, CPO menjadi minyak goreng maupun margarin, kosmetik dan lain sebagainya. "Berbagai kawasan industri itu perlu dukungan jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara internasional. Alhamdulillah infrastruktur yang memadai itu pelan-pelan sudah berhasil kita bangun. Untuk Kaltim yang lebih hebat, tentu ini harus dilanjutkan," tegas Cak Rus.

 

Akan sangat sulit kata Cak Rus, bersemangat membangun kawasan industri tetapi infrastuktur tidak disiapkan dengan baik. "Karena itu, mulai jalan tol, pelabuhan internasional hingga bandara kita bangun. Kita yakin tingkat pertumbuhan ekonomi meningkat. Kesejahteraan rakyat semakin baik. Investor semakin banyak. Karena itu, Kaltim hari ini dan masa depan tergantung pada bagaimana kita mampu melakukan transformasi ini dengan baik. Saya sangat yakin ini terwujud," sambung Cak Rus. Sektor pariwisata juga menjadi perhatian Kaltim mengingat potensinya yang sangat menawan. Bandara Maratua yang telah dibangun akan menjadi salah satu media transformasi ekonomi di kawasan utara Kaltim. (jay/sul/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation