CapGoMeh Art and Culture Festival, Wagub Tegaskan Harmonisasi Harga Yang Dipertahankan

Dok.humaskaltim

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi secara resmi membuka Capk Go Meh Art and Culture Festival 2020 di Halaman Buddhist Centre Samarinda, Sabtu (15/2/2020)

Pembukaan acara bertema Indonesia Harmonis, Dunia Satu Keluarga ditandai dengan pemukulan tambur oleh Wagub Hadi Mulyadi, dilanjut menyumbangkan lagu Indonesia Pusaka dan atraksi Barongsai.

Atas nama pemerintah dan masyarakat Kaltim, Wagub Hadi Mukyadi sangat mengapresiasi atas pelaksanaan Capk Go Meh Art and Culture Festival 2020. Sebagai bentuk keberagaman seni budaya dan agama masyarakat Kaltim yang harmonis.

"Jangan hanya melihat acara ini sebagai festival. Tapi ini bentuk harmonisasi, persatuan dan kesatuan masyarakat kita yang beragam. Inilah harga yang harus kita pertahankan," kata Hadi.

Wagub Hadi meyakini masyarakat yang hadir dan menyaksikan festival yang digelar Buddhist Centre selama dua hari ini dari berbagai suku, budaya, etnis dan agama di Kaltim, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha.

Pandita Hendri Suwito mengungkapkan Capk Go Meh Art and Culture Festival 2020 merupakan rangkaian Hari Raya Tahun Baru Imlek 2020. "Acara kita gelar sejak 15 - 16 Februari dari pukul 18.00-22.00 Wita. Juga ada bazaar vegetarian, atraksi Barongsai Naga, pagelaran seni/alunan musik dan kuliner, kaligrafi, seni dan budaya," ujarnya.

Diakhir acara Wagub Hadi Mulyadi menerima cinderamata dari Master Seni Kaligrafi Tiongkok Kuno Soegianto yang memiliki arti Berjuang Dengan Sekuat Tenaga Demi Kemuliaan dan Kejayaan Negara dan Bangsa

Hadir istri Wagub, Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi, Kepala Dinas Pariwisata Sri Wahyuni dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, jajaran Forkopimda dan FKUB Kaltim.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation