Kalimantan Timur
Ceramah 1 Muharram di Islamic Center Kaltim, Habib Jindan Doakan Kaltim Aman dan Damai

Ceramah 1 Muharram di Islamic Center Kaltim (jaya/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah, Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Kaltim menggelar Tabligh Akbar menghadirkan penceramah Pimpinan Majelis Fakhriyah Tanggerang Banten Habib Jindan bin Novel bin Salim Jindan di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim, Senin (2/9/2019).

Habib Jindan menyebutkan Rasululllah Muhammad SAW bukanlah pemimpin pendendam selama hidupnya. Termasuk dari perjalanan hijrahnya dari Makkah ke Madinah.

"Misi Rasulullah adalah membawa kedamaian dan kerukunan bagi seluruh umat di dunia. Beliau lebih mengajarkan umat di dunia menyampaikan salam atau sebarkan salam," pesan Habib Jindan.

Habib menegaskan umat muslim bukan pendendam. Tidak menyiksa antar sesama termasuk binatang atau hewan. Islam bukan mengajarkan untuk bertengkar atau rusuh.

Karena itu, Habib Jindan mengajak seluruh umat muslim dan seluruh orang Islam untuk mendekatkan diri Kepada Allah SWT.

"Orang Islam tidak ingin konflik, fitnah maupun rusuh. Orang Islam ingin kedamaian. Bahkan Rasulullah mengajarkan menjaga hewan atau binatang agar merasa aman," ucapnya.

Karena itu, Habib Jindan mengajak seluruh umat muslim untuk menyambung silaturrahmi antar sesama umat manusia, tidak hanya umat muslim saja.

Penceramah mengajak seluruh rakyat Kaltim untuk bersama menjaga kedamaian. Saling menghormati, baik antar umat muslim maupun non muslim. Sehingga daerah ini semakin damai.

"Semoga Kaltim ini rakyatnya sejahtera, penuh kedamaian, ketenangan dan kenyamanan. Mari berbuat baik kepada seluruh umat manusia. Karena, Rasulullah tidak mengajarkan umat manusia bermusuhan, apalagi sesama muslim," tegasnya.

Hadir Wakil Ketua MUI Kaltim H Muhammad Haiban, Ketua Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Kaltim H Awang Dharma Bhakti. Hadir ratusan umat muslim mengikuti tabligh akbar tahun baru Islam.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait