Cerebral Palsy Kaltim Bersilturahmi Dengan Wagub

Silaturahmi Komunitas Persatuan Orang Tua Cerebral Palsy Kaltim dengan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi (arif/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Komunitas Persatuan Orang Tua Cerebral Palsy Kaltim yang dipimpin ketuanya Yanti bersama pengurus lainnya bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi. Hadi Mulyadi sangat mendukung program dan kegiatan dilaksanakan Persatuan Orang Tua Cerebral Palsy Kaltim. Seperti World Cerebral Palsy (CP) Day yang rencananya diperingati pada Oktober mendatang.

"Untuk penyelenggaran World CP Day, mulai sekarang harus mulai dilakukan, mengingat waktu terus berjalan. Koordinasi dan komunikasi dengan dinas/instansi serta lintas sektor harus dilakukan seperti Dinas Kesehatan," kata Hadi Mulyadi di Ruang Tepian 1 Kantor Gubenur Kaltim, Selasa (9/4/2019).

Hadi Mulyadi mengharapkan pengurus Komunitas Persatuan Orang Tua Cerebral Palsy Kaltim terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Khususnya bagi keluarga yang memiliki anak CP bisa terbuka dan bertukar informasi serta pengetahuan dengan orang tua lainnya.

"Pengobatan dini dapat menyembuhkan dalam pencegahan cerebral palsy. Semakin sering mendapat pengobatan semakin cepat pula kemajuan dan kemandirian pada penderita. Kenyataannya sekarang ini masih ada keluarga yang tidak mau terbuka. Komunitas Persatuan Orang Tua Cerebral Palsy Kaltim harus bisa jemput bola dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat," papar Hadi Mulyadi.

Sebelumnya Yanti menjelaskan Cerebral Palsy (CP) adalah kondisi anak yang mengalami gangguan pergerakan dan koordinasi motorik. Seperti gangguan otot, gerakan dan postur yang disebabkan karena cidera. Selain itu,  perkembangan keseimbangannya terhambat, dampaknya sulit berjalan karena koordinasi antara otak dan kaki bergerak tidak sinkron.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Wakil Gubenur Kaltim yang telah meluangkan waktu untuk menerimanya. Selain bersilaturahmi juga menyampaikan program komunitas kami. Salah satunya melaksanakan kegiatan World CP Day pada Oktober mendatang," jelas Yanti.

Yanti berharap berbagai program dan kegiatan organisasinya maka semakin banyak para orangtua CP terbuka dan bergabung, sehingga anaknya bisa ditangani sedini mungkin.

"Dengan bergabung bersama kami, tentu kita bisa berbagi dalam berbagai hal. Khususnya dalam penanganan penyandang cerebral palsy, termasuk menyiapkan anak untuk masa depannya," kata Yanti.(mar/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait