Cuaca Ekstrim Masyarakat Tetap Waspada

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan mulai 10 sampai 18 Januari  adalah masa cuaca ektrim  diseluruh wilayah Indonesia, termasuk Kaltim. Dimana dampaknya beberapa wilayah kecamatan di Samarinda telah terendam banjir. 

“Saat ini cuaca ektrim,  jangankan di Indonesia, dibeberapa negara belahan dunia juga terdampak banjir dan tanah longsor. Kita semua harus selalu waspada. Pemerintah akan melakukan upaya-upaya penanganan bagi masyarakat yang terdampak banjir,” kata Hadi Mulyadi di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (15/1/2020).   

Terkait penanganan banjir, lanjut Hadi tentu tidak semudah membalikkan telapak  tangan. Tetapi perlu program perencanaan jangka panjang dan koordinasi lintas kabupaten dan kota.

Walaupun diakui Wagub, sebelumnya sudah dilakukan berbagai upaya mengatasinya. Seperti pengerukan Sungai Karang Mumus,  memperbaiki lingkungan, pengerukan sendimentasi,  perbaikan drainase dan relokasi.

“Kegiatan normalisasi dan naturalisasi sungai-sungai kita di ibu kota provinsi, Samarinda tahun ini masuk program proyek strategis nasional (PSN). Semoga kegiatan ini mampu menuntaskan masalah banjir,” ungkap Hadi Mulyadi.(mar/yans/her/humasprov kaltim) 

Berita Terkait