Dapat Pelatihan Etika Pelayanan dari FKK

Tenaga Pramu Pimpinan, Pramusaji, Resepsionis dan Protokol

SAMARINDA - Forum Komunikasi Karyawati (FKK) Provinsi Kaltim tidak saja melakukan aktivitas di bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga eksis dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM),  khususnya kepada para  tenaga pramu pimpinan, pramusaji, resepsionis dan protokol di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltim.

Pembina FKK Kaltim Dr Meiliana mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu program bidang pendidikan FKK Kaltim sebagai upaya peningkatan SDM khususnya para   tenaga pramu pimpinan, pramusaji, resepsionis dan protokol di lingkungan Setdaprov Kaltim melalui pelatihan etika pelayanan, komunikasi dan keprotokolan. Pelatihan ini diharapkan menambah kemampuan mereka khususnya dalam hal pelayanan.

"Dengan pelatihan ini, tentu kita harapkan para peserta pengetahuannya  semakin bertambah, sehingga dalam melaksanakan tugas dan fungsinya bisa lebih maksimal," kata Meiliana.

Sementera itu, Kapala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Kaltim  Drs S  Adiyat  diwakili Kepala Bagian Protokol M Irvan Rivai MSi, mengatakan tugas dan fungsi para pramu pimpinan tidaklah ringan, apalagi pada saat terjun ke lapangan. Pramu pimpinan dituntut dengan etika yang baik, karena dengan etika yang baik maka pelaksanaan pelayanan terhadap pimpinan diyakini akan berjalan baik dan lancar pula.

"Pelaksanaan etika dalam pelayanan terhadap pimpinan harus maksimal, karena prilaku kita saat memberikan pelayanan terhadap pimpinan tentu dilihat dan dinilai oleh orang lain. Kalau pelayanan kita baik, tentu penilaian orang lain juga baik, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, dengan pelatihan ini diharapkan etika pelayanan semakin meningkat dari sebelumnya," papar Irvan. 

Selain itu, Irvan  juga meminta kepada  para peserta  pramusaji, resepsionis dan protokol, kiranya dapat menyimak  dengan baik materi yang disampaikan para narasumber dan tidak malu untuk bertanya. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuan baik dalam etika pelayanan maupun dalam  tata cara berkomunikasi yang baik.

"Kalau memang ada hal-hal yang belum dipahami, jangan malu untuk  bertanya agar lebih jelas," kata Irvan.

Sementara narasumber Hj Syarifah Alawiyah yang juga Kasubag Tata Usaha Biro Umum Setdaprov Kaltim menjelaskan, etika dalam pelayanan maupun dalam berkomunikasi sangat penting dan harus sesuai aturan.

"Dari semua pelayanan yang diberikan, kuncinya adalah harus mempunyai keberanian, dalam arti berani tampil di depan umum. Dengan keberanian yang kita miliki ditambah dengan etika pelayanan yang baik, semua kegiatan atupun acara dilakukan dipastikan berjalan lancar," kata Syarifah. 

Peserta juga mendapat praktek langsung, sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Seperti tata cara pelayanan menerima tamu yang baik dan sopan, menjamu minuman dan makanan kepada para tamu, mengatur ruang rapat, serta etika pelayanan dalam kegiatan berbagai acara seremonial. (mar/sul/hmsprov)

//Foto: Para Peserta mendapat arahan dari narasumber Hj Syarifah Alawiyah. (umar/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait