Dari Kaltim Menuju Sukses Asian Games

Dukungan pj Sekda Prov Kaltim kepada Atlet Kaltim yang Berlaga di Asian Games (foto : Syamsul)

JAKARTA-Meriah dan spektakuler menandai upacara pembukaan Asian Games ke 18 pada  2018 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (18/8). Kesan mendalam terbawa dalam setiap rangkaian upacara, sebuah pesan yang mengisyaratkan persatuan dalam keragaman, toleransi, dan energi bagi bangsa Indonesia yang berpendar ke seluruh penjuru dunia.

Tak dipungkiri, penyelenggaraan Asian Games kali ini merupakan momen luar biasa, sebab Indonesia mampu membawa Asian Games setelah 56 tahun yang lalu, tepatnya setelah Asian Games ke 4 tahun 1962 di Jakarta.  Idealisme, gengsi, ambisi dan kebanggaan lebur menjadi satu dalam semangat jati diri bangsa Indonesia. 

Sukses penyelenggaraan pertandingan olahraga Asian Games menjadi perhatian  besar Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak. Dalam beberapa kesempatan Awang menyerukan agar seluruh masyarakat Kaltim turut menyukseskannya. Apalagi putra-putri terbaik Kaltim telah diterjunkan untuk memperkuat Tim Merah Putih. Termasuk sebelas orang siswa-siswi Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim. Mereka menjadi bagian dari 53 atlet asal Kaltim yang memperkuat ajang Asian Games tersebut. Ini menunjukkan kualitas atlet Kaltim yang bisa berprestasi di tingkat internasional.

Beberapa jam sebelum pembukaan Asian Games 2018 yang dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan itu,  dukungan membanjiri para atlet, pelatih, manajer dan ofisial Kaltim. Bertempat di Hotel Swiss Bell Inn Kemayoran, Jakarta, dukungan datang dari Pj Sekprov Kaltim   Hj Meiliana (mewakili Gubernur Awang Faroek Ishak), Wakil Ketua Komisi X DPR RI asal daerah pemilihan Kaltim Hj Hetifah Sjaifudian, Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Ketua  KONI Kaltim yang sekarang juga menjadi Anggota Komisi X DPR RI, H Zuhdi Yahya, hingga Wakil Gubernur Kaltim Terpilih, H Hadi Mulyadi. Berikut komentar dan dukungan mereka.

    

Hj Meiliana:

Berjuanglah demi kebanggaan Kaltim dan harumkan nama Indonesia. Jaga  kesehatan dan kekompakan. Yakin dan optimis untuk juara. Nukar iwak nukar di pasar, jangan kada ingat nukar selawar. Musuh di hadapan mungkin lebih kekar, tapi aku tahu, nyali bubuhan ikam kada betakar.

 

Hj Hetifah Sjaifuddin:

Pembinaan olahraga di Kaltim sekarang ini benar-benar menjadi andalan nasional. Cabang olahraga hoki (hockey) misalnya. Hampir separuh kekuatan tim untuk Asian Games berasal dari Kaltim. Belum lagi dari cabang yang lain. Kita harus sepakat, bahwa keberhasilan olahraga adalah simbol keberhasilan sebuah daerah dan bangsa. Jadi keberhasilan di Asian Games juga akan menunjukkan wibawa Indonesia di mata Asia dan dunia. Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, manajer dan ofisial, Pemprov Kaltim, KONI dan pengurus cabang olahraga yang sangat serius membina olahraga di Kaltim. Sukses untuk semuanya. 

 

Wakil Gubernur Kaltim Terpilih, H Hadi Mulyadi:

Dengan dukungan penuh dari para pelatih, manajer dan ofisial, kita tentu sangat berharap atlet-atlet Kaltim mampu memberikan sumbangan medali emas untuk Indonesia dan saya yakin mereka bisa. Saya mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk mendoakan sukses mereka, dan pemerintah harus memberikan support yang positif dan konstruktif untuk mereka. Ke depan kita berharap,  dalam event-event apapun Kaltim harus selalu unggul.

 

H Zuhdi Yahya:

Dengan jumlah partisipasi atlet yang semakin besar, yakni 53 atlet (Asian Games 2014 di Korea Selatan, atlet Kaltim yang terpilih 27 atlet), harapan kita tentu bukan hanya jumlah yang semakin besar, tetapi prestasi untuk perolehan medali juga semakin meningkat.  Sudah cukup banyak kontribusi yang telah diberikan atlet-atlet Kaltim untuk event-event olahraga internasional, diantaranya Sea Games, Asian Games, bahkan Olimpiade. Tetapi tentu kami sangat ingin prestasi yang sudah baik  ini bisa terus kita tingkatkan. Andalan kita ada di angkat besi, gulat dan taekwondo. Cabang lain juga masih berpeluang. Mudah-mudahan, prestasi para senior mereka, bisa dilanjutkan oleh para yunior yang akan berlaga kali ini. Mereka semua adalah aset besar Kaltim untuk meraih sukses pada PON 2020 Papua.

 

HM Syahrun:

Atlet-atlet Kaltim yang akan berlaga di Asian Games 2018 ini sudah melewati proses seleksi nasional yang pasti sangat ketat. Terpilihnya mereka ini merupakan kebanggaan bagi Kaltim. Mari kita doakan agar mereka tampil maksimal untuk meraih prestasi tertinggi dan sukses meraih medali untuk Indonesia.

 

Muslimin (Manajer Tim Anggar Asian Games 2018):

Menjadi kebanggaan ketika Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) memberikan kepercayaan kepada saya sebagai orang daerah  menjadi Manajer Tim Anggar Indonesia untuk Asian Games 2018. Membawahi 3 pelatih, 1 ofisial teknik dan 24 atlet dari seluruh Indonesia. Salah satu pertimbangannya karena Kaltim memiliki  3 atlet yang lolos seleksi nasional Asian Games dan juga memiliki fasilitas yang di Indonesia hanya ada di Kaltim, yakni gedung anggar lengkap dengan fasilitas pertandingannya. Tempatnya di sekitar Polder Air Hitam. Selama kurang lebih 6 bulan seluruh training center (TC) Tim Anggar Asian Games dilakukan di Samarinda. Ini  satu-satunya TC yang dilakukan di Samarinda.  Musuh terberat adalah Korea, Jepang dan China. Kita berharap anak-anak mampu memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia dan Kaltim. 

 

Andospa Aldo Saputra (Atlet Bisbol Asian Games 2018):

Saya ucapkan terima kasih kepada Pengprov Perbasasi Kaltim, KONI dan Pemprov Kaltim yang banyak memberikan support kepada saya sejak pemanggilan pertama sampai hari ini pun kita selalu diperhatikan. Ada 5 atlet Kaltim yang dipanggil ikut seleksi nasional, walaupun akhirnya hanya satu yang terpilih. Tapi dari sini, Kaltim justru punya peluang  besar untuk PON 2020 mendatang karena tim kita sangat kuat. Untuk Asian Games ini, target dari pusat tidak muluk-muluk bebannya karena kita berada satu grup dengan peringkat satu dan tiga Asia, Korea dan China Taipe. Target kami memberikan yang terbaik untuk Indonesia. (Sul/Ni/Sul-TimhumasProv)

Berita Terkait
Data Masih Kosong
Data Masih Kosong
Government Public Relation