Desember Bandara Long Bawan Diresmikan

SAMARINDA–Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan di Kabupaten Nunukan merupakan  satu dari tiga bandara yang menjadi bagian kerjasama antara Pemprov Kaltim dan TNI melalui Operasi Kartika Jaya. Direncanakan, Desember tahun ini pengoperasian bandara perbatasan yang sudah diperpanjang landasan pacunya tersebut akan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
“Akhir tahun ini atau sekitar Desember nanti BandaraYuvai Semaring Long Bawan dengan panjang 1.800 meter akan diresmikan oleh Mendagri. Menteri Perhubungan dan Panglima TNI rencananya juga akan hadir pada peresmian tersebut,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada Malam Ramah Tamah dengan Panglima TNI di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kutai Timur, Jumat (12/10).
Saat ini kata gubernur, telah dilaksanakan pembangunan dan pengembangan tiga bandara di perbatasan melalui Operasi Kartika Jaya. Yakni, Bandara Yuvai Semaring Long Bawan di Kabupaten Nunukan dan  Bandara Long Apung di Kabupaten Malinau serta Bandara Datah Dawai di Kabupaten Kutai Barat.
Menurut Awang, pembangunan bandara-bandara di kawasan perbatasan, daerah terpencil dan pedalaman dimaksudkan  untuk  memudahkan pendistribusian kebutuhan pokok berupa sembako dan kebutuhan bahan bangunan lainnya bagi masyarakat perbatasan.
Karenanya, bandara-bandara tersebut sudah dirancang untuk dapat didarati pesawat berbadan lebar sejenis Hercules dan ATR. Selain memudahkan mobilisasi pasukan TNI juga mampu mengangkut sembako maupun bahan keperluan masyarakat lainnya untuk pembangunan dan kebutuhan hidupnya.
“Kerjasama Pemprov Kaltim bersama pemerintah daerah dengan TNI akan diteruskan dan berlanjut khususnya dalam pembangunan sarana dan prasarana masyarakat. walaupun Kaltara telah terpisah kita tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh guna pengembangan dan kemajuan daerah  Kaltim dan Kaltara,” ungkap Awang Faroek.
Selain itu, guna memudahkan hubungan komunikasi melalui jalur telekomunikasi, maka saat ini sedang dikerjakan pembangunan tower (menara) telekomunikasi oleh TNI di kawasan perbatasan, pedalaman dan terpencil.
“Kita telah bertekad untuk melakukan pemerataan pembangunan di segala bidang bagi seluruh masyarakat. Sehingga, fasilitas masyarakat yang berada di pedesaan tidak berbeda dengan  di perkotaan, termasuk fasilitas komunikasi berupa pembangunan tower pemancar yang dikerjakan pihak TNI,” ujar Awang.
Ditambahkan, Pemprov Kaltim atas nama seluruh masyarakat di daerah telah memberikan bantuan berupa satu unit helikopter kepada TNI guna memudahkan patroli menjaga serta pengamanan kedaulatan wilayah NKRI di kawasan perbatasan Kaltim dan Kaltara. (yans/hmsprov)

//Foto: Pesawat udara melayani penumpang dan barang tujuan Nunukan-Long Bawan. (ist).
 

Berita Terkait