Desember, Harga TBS Capai Harga Tertinggi
BALIKPAPAN - Memasuki periode akhir tahun, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Kaltim kembali mengalami kenaikan. Untuk periode Desember 2013 harga TBS naik sebesar Rp 61,48 per kilogram.
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim Hj Etnawati menyampaikan meskipun kenaikan bulan ini tidak sebesar bulan lalu, namun disebutkan sebagai harga tertinggi sepanjang tahun ini.
“Meskipun tidak sebesar kenaikan harga bulan lalu, namun ini bakal jadi periode yang menyegarkan bagi para petani sawit di Kaltim. Kenaikan harga akibat harga lelang CPO  dibursa Malaysia deang Indonesia mengalami peningkatan serta nilai kurs ringgit dan rupiah turun terhadap dollar,” ujar etnawati.
Berdasarkan hasil rapat penetapan harga TBS sawit untuk periode Desember 2013 yakni umur tiga tahun Rp1.398,99, umur empat tahun Rp1.429,41, umur lima tahun Rp1.457,66, umur enam tahun Rp1.495,48, umur tujuh tahun Rp1.510,30, umur delapan tahun Rp1.547,18, umur sembilan tahun Rp1.583,09 dan umur sepuluh hingga dua puluh lima tahun Rp1.595,50.
Sementara itu  harga crude palm oil (CPO) tertimbang dikenakan Rp7.864,71. Harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang yang sama sebesar Rp3.708,33 dan Indeks K sebesar 84,08 persen.
“Kenaikan harga TBS akibat ketersedian minyak nabati dunia, khususnya di Eropa dan Amerika, yang menurun menjelang musim dingin, membuat permintaan bahan baku CPO yang memaksa harga jualnya turut naik,” ungkapnya.
Diakui, hingga saat ini masih berlaku perbedaan harga TBS maupun produk turunannya di beberapa daerah di Kaltim. “Untuk menekan perbedaan itu, kami sudah berkoordinasi dengan Gapki serta stakeholder perkebunan sawit guna  mengawasi penetapan ini,” katanya.
Pemberitahuan Harga TBS Kelapa Sawit ini sekaligus undangan bagi seluruh anggota tim pada rapat pembahasan H-TBS, Selasa (31/12) di Tenggarong untuk penetapan harga Januari 2014. Data ataupun informasi perusahaan sumber data dapat disampaikan selambat-lambatnya pada Senin (30/12).(yans/hmsprov)
 
 
 
Berita Terkait
Government Public Relation