Di Bidang Pendidikan Perlu Banyak Penyesuaian Menuju New Normal

Dok.humaskaltim

SAMARINDA - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad  Ishak mengatakan, ke depan masyarakat harus melakukan banyak penyesuaian dan pra-kondisi dalam rangka menuju kehidupan baru (new normal) yang produktif dan bebas dari Covid-19.

Sehubungan dengan itu, berbagain persiapan diperlukan, salah satunya di bidang pelayanan pendidikan di sekolah yang harus disosialisasikan sebelum diimplementasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota sesuai petunjuk yang ada.

Sosial;isasi tidak hanya untuk para guru dan para siswa tatapi seluruh masyarakat harus bisa memahami dan mengetahui apa yang harus dilakukan, baik di masa transisi, relaksasi ataupun  masa penyesuaian dan pada masa new normal.

"Ada beberapa protokol kesehatan yang perlu diketahui dan diperhatikan pada masa transisi, karena tidak semua kegiatan di sekolahh bisa dilaksanakan seperti olahraga dan kegiatan massal lainnya sambil menunggu pemberitahuan resmi dari Pemerintah atau dari gugus tugas yang berwenang” kata Andi saat jumpa pers melalui aplikasi Zoom Cloud di Samarinda, Selasa  (2/6).

Untuk bidang akademik seperti proses penilaian kanaikan kelas, kelulusan siswa dan lainnya, tetap dilakukan dengan menggunakan sarana pembelajaran secara daring atau online. Namuin juga harus ada penyesuaian dari setiap sekolah, karena tidak semua fasilitas daring bisa diakses oleh siswa, khususnya pada daerah-daerah yang tidak ada jaringan onlinennya.

Kemudian sekolah juga harus melakukan pemantauan, pemetaan siswa terhadap alamat siswa maupun alat transportasi saat ke sekolah. Dalam hal ini Pemerintah Daerah dapat memfasilitasi sarana angkutan untuk mengurangi penggunaan angkutan umum.

"Sarana  angkutan umum merupakan salah satu titik yang  bisa  menjadi terjadinya transmisi penularan Covid-19. Penumpang juga harus bisa melakulan protokol kesehatan dengan selalu menjaga jarak dan menggunakan masker," tandasnya.

Untuk lembaga  pendidikan  baik negeri maupun swasta, termasuk perguruan tinggi juga harus tetap memproritaskan  pembelajaran secara daring, karena tidak diketahui sampai berapa lama kondisi pandemi Covid-19 ini berakhir, termasuk pelonggaran serta implementasi  kehidupan new normal.

Pada saat pelaksanaan normal baru, lanjut Andi, yang harus tetap diperhatikan adalah bagaimana penerapan protokol kesehatan secara konsisten dan disiplin. Para orang tua siswa yang antar jemput tidak boleh berkerumnun, di samping perlunya terus dilakukan pengukuran suhu tubuh. (mar/ri/humasprovkaltim).

Berita Terkait