Di Kaltim Bertambah Lima Orang Sembuh Covid-19

Dok.humaskaltim

Masyarakat Jangan Berasumsi Kondisi Sudah Aman.

SAMARINDA - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim Senin, 25 Mei 2020 kembali bertambah sebanyak 5 (lima) kasus, jadi totalnya menjadi 122 kasus sembuh. Penambahan jumlah kasus sembuh terjadi di Kutai Timur 3 (tiga) kasus dan Kutai Kartanegara 2 (dua) kasus. 

Pemprov Kaltim melalui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak meminta kepada seluruh tatanan masyarakat agar tetap menjalankan prinsip-prinsip protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19, terutama di suasana Hari Raya Idul Fitri 1441 H yang biasanya menjadi momentum masyarakat untuk bersilaturahmi ke luar rumah..

"Masyarakat jangan berasumsi kalau kondisi saat ini sudah aman. Kita masih dalam situasi tanggap darurat Covid-19. Belum ada pelonggaran atas pembatasan dan anjuran dari pemerintah untuk tetap berada di rumah, menghindari kerumunan, menerapkan physical distancing dan selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sehabis menyentuh tempat atau benda yang sering dipegang orang lain. Intinya, tetap tenang, tidak panik dan tetap melaksanakan prinsip-prinsip protokol kesehatan," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kaltim ini menyampaikan data terbaru perkembangan penyebaran Covid-19 di Kaltim, per Senin, 25 Mei 2020. Untuk jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 9.808 kasus, dengan rincian 8.997 kasus selesai pemantauan dan 711 kasus masih dalam proses pemantauan. 

Untuk jumlah kasus yang diperiksa di laboratorium jumlahnya 935 kasus, dengan rincian jumlah ODP yang diambil spesimen 76 kasus, Orang Tanpa Gejala 95 kasus, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 764 kasus terkonfirmasi negatif 400 kasus, probable 1 kasus, masih menunggu hasil uji laboratorium 258 kasus dan terkonfirmasi positif 276 kasus. Pasien sembuh 122 kasus, dirawat 151 kasus dan meninggal dunia 3 kasus.

"Melihat kondisi ini, jangan kendur semangat untuk saling mendukung, semangat bergotong royong. Mudah-mudahan kita secara bersama-sama dapat keluar dari wabah Covid-19 ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Mohon Maaf Lahir dan Bathin," pungkasnya. (her/ri/humasprovkaltim).

Berita Terkait
Government Public Relation