Dialog Publik PT Jasa Raharja Persero



Kecelakaan Lalin Penyebab Terbesar Kematian di Dunia

SAMARINDA – Hasil penelitian World Health Organization (WHO/Badan Kesehatan Dunia) menyebutkan penyebab terbesar ketiga kematian adalah kecelakaan lalulintas (lalin).

"Kematian di jalan raya akibat kecelakaan lalin tepat urutan ketiga dibawah penyakit jantung dan depresi," kata Staf Ahli Gubernur Bidang Pertanian, SDA dan LH Marlon Ivanhoe Aipasha mewakili Gubernur Kaltim pada Dialog Publik Jasa Raharja di Samarinda, Kamis (29/9).

Data  WHO juga menyebutkan, Indonesia merupakan negara urutan kelima dengan jumlah kecelakaan terbanyak di dunia. Terbukti dalam data dan informasi yang disampaikan Korlantas Polri menyebutkan tidak kurang 80 hingga 90 orang meninggal dunia setiap hari akibat kecelakaan lalin di jalan raya.

Sedangkan di Kaltim tercatat ratusan kecelakaan lalin terjadi setiap tahun dengan puluhan korban jiwa meninggal di jalanan. Sementara lebih dari 50 persen korban jiwa di jalanan tersebut adalah usia produktif antara 15 hingga 39 tahun.

Menurut dia, kondisi tersebut harus menjadi perhatian seluruh pihak baik pemerintah maupun masyarakat serta seluruh stakeholders terkait.

"Perlu upaya-upaya penyadaran kepada masyarakat khususnya pelajar dan mahasiswa dalam prilaku berlalulintas. Kecelakaan tidak saja merugikan dirinya tetapi mengancam jiwa orang lain," jelasnya.

Sementara itu Kepala PT Jasa Raharja Persero Cabang Kaltim Huntal Parulian Simanjuntak mengemukakan pihaknya rutin melaksanakan sosialisasi dan dialog dengan masyarakat terkait keselamatan berlalulintas.

"Sasaran sosialisasi dan dialog adalah agar mahasiswa dan pelajar sebagai generasi muda yang wajib ikut berperan dalam penyadaran berlalulintas serta berprilaku tertib dan disiplin di jalanan, sehingga berimbas pada penurunan angka kecelakaan berakibat kematian di jalan," ujarnya.   

Dialog diikuti 100 mahasiswa dari lima perguruan tinggi di Samarinda dan Balikpapan dengan menghadirkan narasumber dari Ditlantas Polda Kaltim, Dinas Perhubungan Kaltim, DPD Organda, Poltek Samarinda dan PT Jasa Raharja Persero. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation