Dialog RRI “Bencana Sulteng, Duka Kaltim” Pemprov Apresiasi Kepedulian Masyarakat Kaltim

Bere Ali saat menjadi nara sumber dalam Dialog RRI bertajuk Bencana Sulteng, Duka Kaltim. (rosehan/humasprov kaltim)

SAMARINDA – Tercatat 200 relawan Kaltim telah berjibaku membantu warga Sulawesi Tengah khususnya di Palu, Sigi dan Donggala yang terkena bencana gempa dan tsunami. Pengiriman sejumlah relawan itu disampaikan Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim H Bere Ali saat dialog interaktif Bencana Sulteng, Duka Kaltim melalui Program siar RRI “Hallo Kalimantan Timur” di Studio RRI Samarinda, Selasa (9/10).

Selain itu, Kaltim juga telah mengirimkan bantuan logistik yang telah disalurkan dari hasil sumbangan masyarakat, pemerintah daerah dan TNI/Polri yang diperkirakan mencapai 700 ton.

Menurut dia, pengiriman relawan baik secara mandiri (keinginan relawan/organisasi) juga pemerintah untuk tim medis, tim rescue/evakuasi (SAR) maupun pelayanan dapur umum. “Sedangkan bantuan logistik disalurkan melalui pos Lanud/Pelabuhan Semayang (KSOP) Balikpapan, Distrik Navigasi Samarinda dan tim bencana Kaltim di Palu,” katanya.

Namun demikian lanjutnya, ada bantuan atau pengiriman logistik yang disalurkan langsung melalui pelabuhan di Berau, Bontang dan Penajam Paser Utara (PPU). Guna memudahkan penyaluran dan pendataan maka Pemprov melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah terus melakukan inventarisasi sebagai pertanggungjawaban.

Pada dasarnya ungkap Bere, animo masyarakat Kaltim untuk membantu sangat tinggi terbukti dengan banyaknya bantuan yang diterima petugas untuk disalurkan. “Respon positif ditunjukkan masyarakat dalam mendukung upaya yang dilakukan pemerintah untuk kepedulian dan penanganan pasca bencana Sulteng,” ujarnya.

Bere sangat mengapresiasi sinergi pemerintah dan masyarakat serta kesigapan TNI/Polri dalam kepedulian terhadap warga Palu, Sigi dan Donggala pasca bencana. “Pemerintah sangat apresiasi kesigapan jajaran TNI/Polri Kaltim yang langsung tanggap dalam penanganan korban bencana Sulteng. Juga kepedulian masyarakat yang sangat tinggi,” ungkap Bere.

Dialog interaktif RRI Samarinda menghadirkan Kepala Bidang Logistik Distrik Navigasi I Samarinda/Ketua Posko Bencana Palu, Sigi dan Donggala Triono serta Kepala Bidang Pencegahan dan  kesiapsiagaan BPBD Sabaraji. (yans/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation