Diklat Pim III, Lahirkan Pemimpin Berkarakter

Kompetensi Pimpinan Tentukan Sukses Reformasi Birokrasi

SAMARINDA–Salah satu faktor yang menimbulkan lambatnya pelaksanaan reformasi birokrasi dan buruknya pelayanan publik disebabkan minimnya komptensi kepemimpinan yang dimiliki para pejabat eselon.
“Minimnya kompetensi kepemimpinan yang dimiliki pejabat baik ditingkat eselon tertinggi maupun terendah dalam suatu institusi akan berimbas pada lambatnya pelaksanaan reformasi birokrasi dan buruknya pelayanan publik,” kata Kepala Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2A) III Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda Meiliana pada Diklat Kepemimpinan Tingkat IV di Samarinda, Senin (21/10).
Menurut dia, melalui pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklat Pim) IV didesain untuk menjadi media pembentukan calon-calon pimpinan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, keahlian dan sikap serta prilaku yang mendukung kegiatan/tugas organisasi.
Diharapkan setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan maka para alumni Diklat Pim atau pejabat eselon mampu menjadi pemimpin dengan karakter yang memadai serta menyelenggarakan reformasi birokrasi secara maksimal dan pelayanan publik secara optimal.
Karenanya, setiap pemerintahan daerah baik kabupaten maupun kota hendaknya terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan terutama wawasan dan keahlian pejabat eselon di lingkup kabupaten/kota. “Seorang pejabat eselon tidak boleh hanya memiliki kemampuan menejerial (ilmu kepemimpinan).
Dia juga harus memiliki  kemampuan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian sehingga mampu menggerakkan sumber daya organisasi secara terintegrasi dan disiplin penuh dalam melaksanakan tupoksi organisasi,” jelas Meiliana.
Ditambahkan, PKP2A III LAN Samarinda selaku penyelenggara Diklat Pim terus berupaya meningkatkan penyelenggaraan berupa peningkatan fasilitas atau sarana dan prasarana serta tenaga pengajar (widyaiswara) maupun berbagai aspek pendukung lainnya.      
Diklat Pim IV diikuti pejabat eselon lingkup Pemerintah Kota Balikpapan dengan tema Peningkatan kompetensi aparatur dalam optimalisasi penataan pelayanan publik guna mewujudkan percepatan reformasi birokrasi. (yans/hmsprov)
 

Berita Terkait